Kamis 05 Mar 2026 03:44 WIB

Soal Posisi Indonesia di BoP, AHY Serahkan ke Presiden

Pemerintah harus sigap menyikapi dinamika geopolitik.

Rep: M Noor Alfian Choir/ Red: Fitriyan Zamzami
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto terkait keputusan posisi Indonesia di Board of Peace (BoP). Hal itu disampaikan AHY saat ditanya mengenai apakah dalam pertemuan di Istana turut dibahas arah kebijakan dan posisi Indonesia terhadap forum tersebut.

AHY yang pernah bertugas sebagai pasukan perdamaian PBB menegaskan dirinya tidak dalam kapasitas untuk menyampaikan keputusan strategis tersebut kepada publik.

Baca Juga

“Saya rasa beliau sendiri yang bisa menjelaskan itu,” kata AHY usai acara buka bersama partai Demokrat di Hotel Fairmont, Rabu (4/3/2026).

Meski tidak merinci, AHY mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden menyampaikan berbagai pertimbangan yang harus diperhitungkan di tengah dinamika global yang penuh ketidakpastian. Menurut dia, situasi dunia saat ini sangat rapuh (fragile), sarat kejutan, dan menuntut respons yang adaptif dari setiap negara.

"Yang jelas beliau menyampaikan banyak sekali pertimbangan, banyak faktor. Tetapi dalam dunia yang begitu fragile, penuh dengan ketidakpastian, penuh dengan kejutan, kita juga harus bersiap-siap untuk dinamis setiap saat, harus melakukan adjustment, penyesuaian-penyesuaian, dan langkah-langkah taktis,” katanya.

AHY kembali menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkan atau menjelaskan lebih jauh arah kebijakan tersebut.

Ia menambahkan, pemerintah perlu terus mencermati perkembangan geopolitik global dan mengambil langkah yang paling tepat demi menjaga kepentingan nasional Indonesia.

"Tapi saya tidak punya kewenangan untuk menyampaikan itu,” katanya mengakhiri.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement