Senin 02 Mar 2026 10:18 WIB

7 Komandan Tinggi Iran Gugur, Menlu: Kemampuan Militer Kami tidak Ada yang Berubah

IRGC memastikan bahwa tujuh personel berpangkat tinggi gugur.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Albusaidi di Muscat, Oman, 6 Februari 2026.
Foto: Kemenlu Iran/WANA via Reuters
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr Albusaidi di Muscat, Oman, 6 Februari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Ahad (1/3/2026) menyatakan, sejumlah komandan militer senior mereka meninggal dunia dalam serangan bersama Amerika Serikat (AS) dan Israel. IRGC memastikan bahwa tujuh personel berpangkat tinggi gugur dalam serangan tersebut.

“Bangsa Iran menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sekelompok komandan angkatan bersenjata Iran yang tercinta dan pemberani yang tewas dalam serangan brutal oleh rezim kriminal Amerika Serikat dan Israel,” demikian bunyi pernyataan IRGC seperti dikutip kantor berita IRNA.

Baca Juga

Pada Sabtu (28/2/2026), AS dan Israel melakukan serangkaian serangan terhadap target-target di dalam wilayah Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Iran menanggapi dengan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Ahad (1/3/2026) menyatakan Iran kehilangan sejumlah komandan militer dalam serangan bersama Amerika Serikat dan Israel. Namun, kata dia, kemampuan militer negara itu tidak mengalami perubahan.

“Kami memang kehilangan beberapa komandan, itu fakta, dan nama-namanya sudah diumumkan. Namun fakta lainnya adalah tidak ada yang berubah dalam kemampuan militer kami,” ujar Araghchi kepada penyiar ABC.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement