REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Ledakan terjadi di negara-negara yang menjadi basis pangkalan militer AS. Seperti dilaporkan Aljazirah, ledakan terdengar di Kuwait dan Bahrain.
Bahrain dalam keterangan telah mengkonfirmasi bahwa markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS telah menjadi sasaran serangan rudal Iran.
Kantor berita Reuters melaporkan bahwa asap terlihat dari daerah Juffair di Bahrain yang merupakan lokasi Pangkalan Angkatan Laut AS.
Al Jazeera Arabic melaporkan bahwa ledakan terdengar di Kuwait. Ledakan juga terdengar di Ibu KOta Uni Emirat Arab Abu Dhabi.
Serangan ini merupakan balasan Teheran dari operasi militer Israel dan AS terhadap Iran.
Sebelumnya, pada Sabtu (28/2), dilaporkan bahwa Israel telah melancarkan serangan preemptif terhadap Iran. Serangan ini merupakan serangan kedua yang dilakukan oleh Trump setelah serangan pertama ke Iran pada Juni 2025.




