Sabtu 28 Feb 2026 05:28 WIB

Vayu Shakti 2026, Cara AU India Unjuk Kekuatan di Perbatasan Pakistan

Latihan skala besar tersebut dihadiri Presiden India Droupadi Murmu.

Latihan ‘Vayu Shakti’ di Lapangan Tembak Pokhran, Jasalmer, negara bagian Rajasthan, India, Jumat (27/2/2026) sore samapi malam waktu setempat.
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Latihan ‘Vayu Shakti’ di Lapangan Tembak Pokhran, Jasalmer, negara bagian Rajasthan, India, Jumat (27/2/2026) sore samapi malam waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Erik Purnama Putra dari Pokhran, Jasalmer, India

Angkatan Udara India (Indian Air Force) mendemonstrasikan kemampuan tempur dan daya tembaknya selama latihan ‘Vayu Shakti 2026' di Lapangan Tembak Pokhran, Jasalmer, negara bagian Rajasthan, India, Jumat (27/2/2026) sore samapi malam waktu setempat. Latihan skala besar tersebut dihadiri Presiden India Droupadi Murmu.

Baca Juga

Hadir pula Menteri Pertahanan (Menhan) Shri Rajnath Singh dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal AP Singh. Bahkan, Singh sempat menyapa wartawan dari berbagai media internasional, termasuk Republika, sebelum acara dimulai. "Tulis sesuai fakta," pesannya kepada awak media sembari tersenyum.

Vayu Shakti dirancang mengikuti alur cerita operasional yang terstruktur, mensimulasikan medan pertempuran terpadu secara langsung. Pantauan Republika, latihan skala besar di gurun Thar dekat perbatasan Pakistan, untuk meneruskan Operasi Sindoor.

Dalam catatan Republika, jet tempur Rafale, Sukhoi Su-30 MKI, Mirage-2000, MiG-29, Jaguar, Hawk, helikopter Chinook dan Mi-17, hingga pesawat angkut C-17, C-130J, dan C-295, ikut dikerahkan dalam latihan skala besar tersebut. Vayu Shakti mendemonstrasikan serangan presisi menggunakan senjata udara ke darat canggih dan kemampuan serangan jarak jauh.

Latihan dimulai dengan pengarahan terperinci, diikuti oleh serangan presisi terhadap target yang tersebar di area seluas tiga kilometer. Aset musuh yang disimulasikan termasuk landasan pacu, lokasi radar, bunker, tank dan konvoi lapis baja, depot amunisi, pusat komunikasi, dan kamp teroris.

Pesawat tempur garis depan, termasuk jet Sukhoi-30, Jaguar, dan Mirage, melakukan serangan terkoordinasi, meniru pola serangan yang disinkronkan. Kemudian, Sukhoi menyerang kamp teroris, diikuti penghancuran sistem pertahanan udara musuh.

Setelahnya, helikopter serang Apache dan Mi-17 V5 mendukung operasi tersebut dengan menembakkan senjata ke musuh. Hal itu menandakan latihan berlangsung secara integrasi multiplatform.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi