Rabu 18 Feb 2026 01:30 WIB

Pengamatan Hilal di Belitung Terhalang Awan Tebal

Pengamatan hilal di Belitung untuk penentuan awal Ramadhan 1447 Hijriah terhalang awan tebal, menunggu keputusan sidang isbat Kemenag RI.

Rep: antara/ Red: antara
Kemenag Belitung: Pengamatan hilal terhalang awan tebal.
Foto: antara
Kemenag Belitung: Pengamatan hilal terhalang awan tebal.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPANDAN, – Pengamatan hilal di Belitung untuk menentukan awal Ramadhan 1447 Hijriah mengalami kendala karena tertutup awan tebal. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Suyanto, yang menyatakan bahwa hasil pengamatan hilal dari kawasan wisata Pantai Tanjungpendam tidak terlihat pada Selasa (17/2).

Menurut Suyanto, pengamatan hilal dilakukan pada pukul 18.05 hingga 18.09 WIB. Bersama tim perukyat dari BMKG Tanjungpandan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Belitung, dan petugas Kantor Kemenag Belitung, tidak ada hilal yang terlihat karena awan tebal yang bergumpal menutupi pandangan.

Kawasan wisata Pantai Tanjungpendam merupakan salah satu dari 96 lokasi pantau nasional untuk pengamatan hilal awal Ramadhan di seluruh Indonesia. Hasil pengamatan dari lokasi ini akan dilaporkan secara berjenjang melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hingga Kemenag RI di Jakarta. Keputusan akhir akan ditentukan dalam sidang Isbat yang diadakan oleh Kemenag RI.

Suyanto mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil keputusan sidang isbat yang akan digelar setelah Shalat Isya pada Selasa malam. "Kita tunggu hasilnya saat diumumkan oleh Menteri Agama dalam sidang isbat nanti," ujarnya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement