Selasa 17 Feb 2026 08:36 WIB

Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al Aqsa di Halaman Masjid

Israel kian membatasi akses umat Islam yang ingin shalat di Masjid Al-Aqsa.

Rep: Muhyiddin/ Red: Teguh Firmansyah
Kompleks Masjid Al-Aqssa
Foto: EPA-EFE/JAMAL AWAD
Kompleks Masjid Al-Aqssa

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Polisi pendudukan Israel pada Senin (16/2) malam menangkap Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Mohammad Ali Al-Abbasi di halaman masjid di Yerusalem yang diduduki. Demikian menurut sumber setempat.

Penangkapan itu terjadi di tengah meningkatnya aksi otoritas pendudukan yang menargetkan Masjid Al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam.

Baca Juga

Aksi itu mencakup pembatasan terhadap para imam masjid, penceramah, dan al-Murabitin atau mereka kerap hadir di masjid. Zionis membatasi akses masuk jamaah, serta mendorong 'serangan' pemukim Yahudi ke Al-Aqsa yang dikawal ketat oleh polisi Israel.

Wilayah Yerusalem yang diduduki, khususnya Kota Tua dan daerah-daerah di sekitar Masjid Al-Aqsa, mengalami eskalasi situasi keamanan akibat langkah-langkah pengamanan ketat yang diberlakukan otoritas Israel, termasuk penahanan dan pembatasan terhadap tokoh agama dan aktivis lokal.

Tepi Barat

Tidak hanya di Al-Aqsa, Yerusalem, Israel juga meningkatkan tekanannya di Tepi Barat.  Pemerintah Arab Saudi mengecam keras keputusan otoritas pendudukan Israel yang mengubah lahan di Tepi Barat menjadi apa yang disebut sebagai “properti negara” yang berafiliasi dengan otoritas pendudukan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement