Senin 02 Feb 2026 15:39 WIB

Demo Berujung Rusuh, Prabowo: Saya Yakin Mereka Dikendalikan Asing

Kalau tidak suka sama Prabowo silakan, 2029 bertarung iya kan?

Presiden RI Prabowo Subianto berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Foto: Republika/Prayogi
Presiden RI Prabowo Subianto berpidato dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Presiden RI Prabowo Subianto mengajak mereka yang tak suka dengannya untuk berani tampil melawannya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. "Kalau saudara tidak suka dua tiga orang jangan merusak seluruh bangsa, kalau tidak suka sama Prabowo silakan, 2029 bertarung iya kan?" kata Prabowo dalam pidatonya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Prabowo mengaku, heran dengan sekelompok orang yang terus mendemo pemerintah, dengan niatan ingin membuat situasi tidak stabil. "Sedikit-sedikit mau demo. Demo boleh, tapi dia tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan, dan kerusuhan itu mencelakakan bangsa dan negara," ucapnya.

Baca Juga

Menurut dia, jika sebuah demo berujung pada kerusuhan maka yang dirugikan itu masyarakat luas. Prabowo menegaskan, tidak masalah warga menggelar aksi turun ke jalan. Namun, jangan sampai demo mengganggu ketertiban, bahkan membuat investor kabur.

"Kerusuhan mencelakakan bangsa dan negara, bakar-bakar dan bom molotov. Saya katakan itu membahayakan, itu pidana, saya tidak ragu-ragu, tapi kalau demo silakan. Tapi gimana mau demo, kalau 5,000 kali demo tidak akan ada satu pabrik dibuka," ujar Prabowo.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi