Jumat 30 Jan 2026 17:09 WIB

Iran-Rusia-China Dilaporkan Latihan Militer Bersama di Selat Hormuz

Militer AS juga merencanakan latihan militer di kawasan Timur Tengah.

Fregat Sahand kelas Moudge dari Angkatan Laut Iran (depan) selama latihan militer bersama kapal perang Rusia,dan China di Teluk Oman, selatan Iran, Jumat (17/3/2023).
Foto: EPA-EFE/IRANIAN ARMY
Fregat Sahand kelas Moudge dari Angkatan Laut Iran (depan) selama latihan militer bersama kapal perang Rusia,dan China di Teluk Oman, selatan Iran, Jumat (17/3/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Rusia dan China dilaporkan akan menjalani latihan militer bersama dengan Iran dalam waktu dekat. Gerakan ini di tengah penumpukan militer Amerika Serikat (AS) di kawasan tersebut yang bertujuan menekan Iran.

Aljazirah Arab melaporkan pada Jumat (30/1/2026) dengan mengutip sumber bahwa bahwa angkatan laut Iran akan melakukan manuver di Laut Oman dan Samudera Hindia pada Ahad.

Baca Juga

Sumber tersebut menjelaskan bahwa manuver tersebut, yang diikuti oleh China dan Rusia bersama dengan tentara Iran dan angkatan laut Garda Revolusi, merupakan manuver berkala tahunan yang mereka ikuti.

Situs web Iran Nour News juga melaporkan bahwa latihan militer gabungan akan berlangsung antara Iran, Rusia dan China di dekat Selat Hormuz. Media pemerintah dan regional Iran melaporkan bahwa latihan tersebut, yang diberi nama Zolfaghar 1400, melibatkan pasukan angkatan laut, udara, dan darat yang beroperasi melintasi Selat Hormuz, Laut Oman, dan sebagian Samudera Hindia bagian utara.

Iran telah mendahului manuver tersebut dengan mengeluarkan peringatan navigasi udara dua hari lalu. Ini terkait aktivitas latihan penembakan militer di wilayah udara sepanjang Selat Hormuz.

Menurut pemberitahuan kontrol lalu lintas udara yang dikeluarkan oleh pihak Iran, latihan militer dengan peluru tajam akan dilakukan di sekitar Selat Hormuz sebagai bagian dari manuver militer. Dilaporkan, aktivitas militer tersebut berlangsung antara 27 hingga 29 Januari di kawasan melingkar dengan radius 5 mil laut.

photo
Fregat kelas Admiral Gorshkov dari Angkatan Laut Rusia Admiral Flota Sovetskogo Soyuza Gorshkov (depan) selama latihan militer bersama kapal perang Iran dan China di Teluk Oman, selatan Iran, Jumat (17/3/2023). - (EPA-EFE/IRANIAN ARMY)

Pemberitahuan tersebut menyatakan bahwa wilayah udara di wilayah tersebut, mulai dari permukaan tanah hingga ketinggian 25.000 kaki, akan dibatasi dan berbahaya selama manuver berlangsung.

Manuver ini terjadi pada saat ancaman AS untuk menyerang Iran meningkat, dan Washington mengumpulkan kekuatan militer untuk tujuan ini, di tengah peringatan dan janji Iran untuk membalas. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement