Selasa 20 Jan 2026 13:57 WIB

Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK, Gerindra: Masalah Pribadi

Menurut Bahtra, Prabowo sudah sering mengingatkan kader agar berhati-hati.

Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung Merah Putih KPK, setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah dengan mengamankan Bupati Pati Sudewo bersama 7 orang lainnya dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan kepala urusan,  kepala seksi hingga sekretaris desa.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung Merah Putih KPK, setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah dengan mengamankan Bupati Pati Sudewo bersama 7 orang lainnya dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan kepala urusan, kepala seksi hingga sekretaris desa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Bahtra Banong mengatakan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden RI Prabowo Subianto sudah sering mengingatkan kader-kadernya untuk berhati-hati. Menurut dia, Presiden Prabowo meminta kepada para kepala daerah dari Gerindra untuk benar-benar bekerja demi rakyat.

"Kami di Partai Gerindra kan terus melakukan pembinaan buat kader-kader agar setiap kader itu untuk terus bekerja untuk rakyat," kata Bahtra di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, saat merespons operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pati, Jawa Tengah, Sudewo yang merupakan kader Gerindra.

Baca Juga

Bahtra mengatakan bahwa kasus dugaan korupsi yang menimpa Sudewo adalah masalah pribadi. Meski ada sejumlah kepala daerah yang tersandung perkara hukum, dia menilai pengawasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga sudah berjalan maksimal.

"Kita terus minta Kemendagri juga untuk terus melakukan pengawasan," kata dia.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan OTT atas Bupati Pati Sudewo terkait pengisian jabatan perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

“Terkait pengisian jabatan kepala urusan, kepala seksi, ataupun sekretaris desa,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa.

Walaupun demikian, Budi belum memberitahukan lebih lanjut mengenai penanganan pasca-OTT tersebut.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement