Sabtu 17 Jan 2026 00:03 WIB

Telkomsat Perkuat Ekosistem Layanan Komunikasi Satelit Nasional

Teknologi satelit dapat memberikan dampak nyata terutama dalam situasi kritis.

Satelit Merah Putih 2 yang dioperasikan Telkomsat. (ilustrasi)
Foto: Telkomsat
Satelit Merah Putih 2 yang dioperasikan Telkomsat. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) menjalin kerja sama strategis dengan tiga pihak untuk memperkuat pengembangan dan implementasi layanan komunikasi satelit di Indonesia. Para pihak sepakat untuk mendorong pengembangan dan kesiapan teknis sistem komunikasi satelit guna mendukung pemanfaatan layanan komunikasi secara berkelanjutan.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menyampaikan kerja sama ini mencerminkan keselarasan strategis lintas negara dan lintas ekosistem dalam menjawab tantangan konektivitas di negara kepulauan seperti Indonesia. “Sebagai operator satelit yang melayani negara kepulauan dengan tantangan geografis yang unik, kami sangat selaras dengan misi China Telecom Satellite untuk memastikan konektivitas yang inklusif dan andal,” ujar Lukman.

Saat ini, Telkomsat mengoperasikan lima satelit aktif dengan total kapasitas lebih dari 70 Gbps, serta mengelola lebih dari 30.000 node aktif yang menghubungkan lebih dari 3,5 juta pengguna, termasuk sekitar 10.000 pengguna di luar Indonesia. Kapabilitas tersebut memperkuat peran Telkomsat dalam mendukung pemerataan konektivitas nasional melalui layanan berbasis satelit, khususnya di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur terestrial.

Kolaborasi dijalin Telkomsat bersama China Telecom Corporation Limited Satellite Communications Branch (CTSC), PT China Telecom Indonesia (CTID), dan PT Skyconn Satelit Indonesia (Skyconn). Lebih lanjut, Lukman menegaskan pengembangan layanan komunikasi satelit tidak hanya berorientasi pada kemajuan teknologi, tetapi juga pada dampak sosial yang nyata bagi masyarakat.

“Menjembatani kesenjangan digital bukan hanya tantangan teknologi, tetapi juga tanggung jawab bersama kepada rakyat dan negara," ujar dia.

Telkomsat terinspirasi oleh pencapaian China Telecom Satellite, khususnya dalam pengembangan layanan komunikasi satelit, dukungan komunikasi darurat, serta upaya menghadirkan konektivitas yang inklusif. Inovasi-inovasi ini menunjukkan bagaimana teknologi satelit dapat memberikan dampak nyata dan bermakna, terutama dalam situasi kritis dan di daerah terpencil atau yang kurang terlayani.

Penandatanganan kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam upaya bersama memperkuat ekosistem konektivitas nasional melalui pengembangan layanan komunikasi satelit. Melalui kolaborasi ini, para pihak berkomitmen untuk mempercepat kesiapan teknis dan operasional layanan komunikasi satelit agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, termasuk untuk kebutuhan komunikasi darurat serta penyediaan layanan komunikasi di wilayah underserved dan unserved, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dalam kerja sama ini, Telkomsat juga berperan aktif dalam penyusunan strategi bisnis dan kerangka operasional layanan komunikasi satelit. Selain itu, Telkomsat juga akan mengambil peran Utama dalam pengembangan pasar dan distribusi layanan di Indonesia, termasuk mendorong proses komersialisasi layanan komunikasi berbasis satelit.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi