Rabu 14 Jan 2026 12:42 WIB

Bongkar Tiang Monorel, Pramono Ajak Bang Yos Sebagai Gubernur yang Mencanangkan Pembangunan

"Terus terang pemancangan ini di era Bang Yos, tetapi beliau sangat terganggu."

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Andri Saubani
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menghadiri seremonial pembongkaran tiang monorel di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar tiang-tiang monorel untuk penataan Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur.
Foto: Edwin Putranto/Republika
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menghadiri seremonial pembongkaran tiang monorel di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar tiang-tiang monorel untuk penataan Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta secara seremonial mulau melakukan pembongkaran tiang-tiang monorel di sepanjang Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026). Pembongkaran itu dilakukan lantaran keberadaan tiang proyek mangkrak yang sudah berdiri puluhan tahun itu menganggu estetika kota Jakarta.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembongkaran itu dilakukan sekaligus untuk menata jalan dan trotoar di Jalan Rasuna Said. Pemprov Jakarta disebut telah menyiapkan anggaran senilai Rp 102 miliar dari APBD Jakarta untuk melakukan pembongkaran seratusan tiang monorel dan penataan di kawasan tersebut.

Baca Juga

"Untuk biaya pembongkarannya sendiri sebenarnya Rp 254 juta, kemudian untuk penataan secara keseluruhan, nanti ada jalan, ada selokan, ada taman, kemudian ada pedestrian, diperkirakan Rp 102 miliar," kata di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu pagi.

Pramono pun membantah adanya anggapan bahwa anggaran seratusan miliar rupiah itu digunakan hanya untuk melakukan pembongkaran tiang monorel. Ia memastikan, anggaran untuk pembongkaran hanya sekitar Rp 254 miliar, sementara sisanya untuk melakukan penataan kawasan.

photo
Penampakan tiang monorel yang akan dibongkar Pemprov DKI Jakarta di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar tiang-tiang monorel untuk penataan Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur. - (Edwin Putranto/Republika)

Ia menyebutkan, total terdapat 109 tiang monorel yang akan dibongkar di kawasan tersebut. Setelah dibongkar, jalan dan trotoar di kawasan itu nantinya akan ditata, sehingga tidak ada lagi batas pemisah antara jalur cepat dan lambat.

"Saya meyakini ini akan membuat jalan Rasuna Said menjadi jalan yang semakin baik, dan mudah-mudahan kemacetan juga akan berkurang," ujar Pramono.

Ia menambahkan, proses pembongkaran tiang-tiang itu akan dilakukan pada malam hari. Pemprov Jakarta juga tidak akan melakukan penutupan jalan di kawasan itu selama proses pembongkaran. Pasalnya, kawasan itu merupakan salah satu jalur yang ramai dilalui kendaraan. 

"Kami ingin menyampaikan bahwa pengerjaannya akan dilakukan pada malam hari. sehingga dengan demikian, tidak ada penutupan jalur," kata dia.

Pramono juga telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi proyek pembongkaran itu. Dengan begitu, pekerjaan pembongkaran itu tidak menyebabkan kemacetan lalu lintas. 

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi