Selasa 13 Jan 2026 19:57 WIB

Ini Tahapan Skenario Reza Pahlavi Gulingkan Rezim Iran di Bawah Khamenei

Reza Pahlavi ingin mengubah konstitusi Iran.

Warga berjalan melewati papan reklame yang menampilkan Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), di pusat kota Teheran, Iran, 6 Januari 2026.
Foto: XinHua
Warga berjalan melewati papan reklame yang menampilkan Qassem Soleimani, mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), di pusat kota Teheran, Iran, 6 Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Reza Pahlavi, putra mendiang Shah Iran yang digulingkan dalam Revolusi Islam 1979, menyatakan tengah menyiapkan rencana transisi kekuasaan bagi Iran melalui Iran Prosperity Project. Rencana itu meliputi tahapan perubahan konstitusi dan pemilu nasional setelah penggulingan otoritas yang berkuasa saat ini.

Dalam wawancara dengan surat kabar Italia Corriere della Sera yang dipublikasikan Selasa (13/1/2025), Pahlavi menyatakan telah lama mempersiapkan skenario tersebut.

Baca Juga

Ia menyebut tidak akan terjadi kekosongan kekuasaan karena tahap awal rencana akan difokuskan pada langkah-langkah darurat selama 180 hari pertama untuk menjamin kesinambungan layanan publik dan keamanan.

"Tahap berikutnya adalah fase stabilisasi, mencakup pemulihan fungsi negara, penyediaan layanan dasar, pemulihan kepercayaan ekonomi, serta menjaga tata kelola pemerintahan dasar," ujarnya. 

Setelah itu, kata dia, Iran akan memasuki proses konstitusional yang diakhiri dengan pemilihan umum nasional.

Ketika ditanya apakah ia berniat kembali berkuasa dan memulihkan sistem monarki? Pahlavi menegaskan perannya tidak akan berpihak pada bentuk negara tertentu, baik monarki maupun republik.

Ia menyatakan akan bersikap netral sepanjang proses transisi. “Saya ingin rakyat Iran akhirnya dapat menggunakan hak mereka untuk memilih secara bebas,” ujar Pahlavi, seraya menekankan bahwa masa depan sistem politik Iran harus ditentukan sepenuhnya oleh kehendak rakyat melalui mekanisme demokratis.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi