Selasa 13 Jan 2026 17:15 WIB

China Sekak Balik Trump yang Ancam Kenaikan Tarif 25 Persen Bagi Negara Berbisnis dengan Iran

China menegaskan perang tarif tak akan memiliki pemenang.

Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Gedung Putih di Washington, D.C. pada 25 November 2025.
Foto: Xinhua/Hu Yousong
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Gedung Putih di Washington, D.C. pada 25 November 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- China pada Selasa berjanji untuk dengan tegas melindungi kepentingannya menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk mengenakan tarif 25 persen bagi semua"negara yang berbisnis dengan Iran. China tegaskan perang tarif tak akan punya pemenang. 

“Perang tarif tidak memiliki pemenang dan China akan dengan tegas melindungi hak dan kepentingannya yang sah dan sesuai hukum,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Mao Ning kepada wartawan di Beijing.

Baca Juga

Menyoal pentingnya perdamaian di Timur Tengah, Mao mengatakan Beijing mendukung Iran untuk menjaga stabilitas nasional dan menentang campur tangan pihak lain dalam urusan internal negara. Termasuk, kata Mao, penggunaan atau ancaman penggunaan, kekuatan dalam urusan internasional.

Sebelumnya Trump mengancam semua negara yang berbisnis dengan Iran akan dikenakan tarif tambahan sebesar 25 persen. 

“Mulai sekarang, negara mana pun yang berbisnis dengan Republik Islam Iran akan membayar tarif 25% untuk semua bisnis yang dilakukan dengan Amerika Serikat,” kata Trump pada hari Senin dalam sebuah unggahan di perusahaan media sosialnya, Truth Social.

"Perintah ini bersifat final dan mengikat."

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Berita Lainnya

Rekomendasi