Senin 12 Jan 2026 13:00 WIB

Usai 'Menculik' Maduro, Kini Donald Trump Mengeklaim Jadi Presiden Sementara Venezuela

Venezuela mengakui Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara Venezuela, bukan Trump.

Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Gedung Putih di Washington, D.C. pada 25 November 2025.
Foto: Xinhua/Hu Yousong
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara Melania Trump meninggalkan Gedung Putih di Washington, D.C. pada 25 November 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah sebuah tangkapan layar di media sosial Truth Social dan mengklaim gelar baru untuk dirinya sendiri sebagai presiden sementara Venezuela.

Unggahan itu dirilis Donald Trump setelah AS 'menculik' pemimpin Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores karena dianggap terlibat narkoba. Trump mengeklaim telah mengambilalih situasi di Venezuela sebagai bagian dari kepemimpinan AS di bawah dirinya.

Baca Juga

Tangkapan layar di Truth Social yang dibuat seperti biografi Wikipedia, mengklaim Trump sebagai presiden sementara Venezuela mulai Januari 2026.

Ia juga mempertahankan posisinya saat ini sebagai presiden AS. Diketahui bahwa Presiden sementara Venezuela saat ini adalah Delcy Rodriguez.

Rodriguez pada Sabtu (10/1) menyampaikan tekadnya untuk memulangkan Maduro dan istrinya yang ditangkap AS pada 3 Januari.

Berbicara dalam sebuah acara komunitas di Negara Bagian Miranda, ia mengatakan tidak ada ketidakpastian mengenai kepemimpinan atau program pemerintahan Venezuela.

"Tidak ada ketidakpastian di sini. Rakyat Venezuela yang memegang kendali, dan ada sebuah pemerintahan, yaitu pemerintahan Presiden Nicolas Maduro," katanya Rodriguez.

Ia juga berjanji tidak akan beristirahat "sedetik pun" sampai Maduro dan Flores kembali ke Venezuela.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

sumber : Sputnik/Ria Novosti/Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement