Rabu 07 Jan 2026 16:49 WIB

Penusukan di Rusia Terinspirasi Insiden SMA 72, Densus: Di Senjata Tertulis '2025, Jakarta Bombing'

Pelaku penusukan di Moskow itu bernama Mario Nawfal yang berusia 15 tahun.

 Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2025).
Foto: Republika/Bayu Adji Prihammanda
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (11/11/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Densus 88 Antiteror Polri menyatakan bahwa seorang pelaku penusukan di Moskow, Rusia, pada 16 Desember 2025, diduga terinspirasi insiden ledakan di SMAN 72, Jakarta Utara. Pernyataan itu disampaikan juru cicara Densus 88 AT Polri Komisaris Besar Polisi Mayndra Eka Wardhana di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu.

"Kita bisa lihat kaitan kejadian di Moskow ini dengan kejadian di Jakarta," katanya.  

Baca Juga

Mayndra menerangkan pelaku penusukan di Moskow itu bernama Mario Nawfal yang berusia 15 tahun. Remaja itu melakukan penyerangan dengan menggunakan sebilah pisau di salah satu sekolah di wilayah Moskow dan menewaskan seorang anak serta melukai seorang petugas keamanan.

Untuk keterkaitan dengan kasus di SMAN 72, Mayndra mengatakan bahwa pada gagang senjata pelaku di Moskow itu tertulis '2025, Jakarta Bombing'.

Tulisan itu terlihat dari foto yang dikirim pelaku ke dalam grup 'true crime community' yang memiliki paham ekstremisme dan ideologi kekerasan ekstrem.

"(Foto) diambil oleh yang bersangkutan, kemudian diunggah di dalam komunitas ini (true crime community). Diduga ini terinspirasi adanya insiden bom SMAN 72 di Jakarta," katanya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement