Sabtu 03 Jan 2026 16:35 WIB

Venezuela Kecam Agresi AS, Maduro Perintahkan Aktivasi Penuh Pertahanan Nasional

Venezuela juga menyerukan seluruh kekuatan nasional untuk meningkatkan mobilisasi.

Tentara berjaga di area sekitar istana kepresidenan Miraflores setelah terdengar ledakan di Caracas, Venezuela, Sabtu (3/1/2026).
Foto: AP Photo/Cristian Hernandez
Tentara berjaga di area sekitar istana kepresidenan Miraflores setelah terdengar ledakan di Caracas, Venezuela, Sabtu (3/1/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, CARACAS -- Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil, Sabtu (3/1/2026) mengecam keras agresi Amerika Serikat (AS) terhadap negaranya. Melalui unggahan di Telegram, Gil menyatakan bahwa Republik Bolivarian Venezuela menolak dan mengutuk tindakan agresi militer yang secara terang-terangan dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat saat ini terhadap wilayah dan rakyat Venezuela.

“Republik Bolivarian Venezuela menolak, mengecam, dan menyatakan kepada komunitas internasional agresi militer terang-terangan yang dilakukan pemerintah AS saat ini terhadap wilayah dan rakyat Venezuela,” kata Gil dalam pernyataannya di Telegram.

Baca Juga

Gil menekankan bahwa Venezuela mengecam seluruh agresi militer AS yang diluncurkan di kawasan sipil maupun militer di ibu kota Republik, Caracas, serta di negara bagian Miranda, Aragua, dan La Guaira.

Menurut Gil, Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah memerintahkan penerapan penuh rencana pertahanan nasional sebagai respons atas serangan Amerika Serikat, serta mengaktifkan sistem pertahanan menyeluruh Venezuela secepat mungkin. Pemerintah Venezuela juga menyerukan kepada seluruh kekuatan nasional untuk meningkatkan upaya mobilisasi dalam menghadapi situasi tersebut.

 

sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti-OANA, Anadolu
Berita Lainnya

Rekomendasi