Senin 29 Dec 2025 14:21 WIB

Jenderal Maruli Geram dan tak Bisa Tidur, Jembatan Bailey di Aceh Disabotase

Kalau pengkondisian buat masyarakat mati, bukan pengkondisian namanya, itu biadab!

KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak di Posko Bencana Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak di Posko Bencana Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak geram luar biasa, lantaran ada pihak-pihak tertentu yang melakukan sabotase atas hasil jerih payah prajurit TNI AD. Hal itu setelah jajarannya mendapati sejumlah baut di Jembatan Bailey Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, dicopot orang tidak dikenal.

Hal itu jelas membahayakan penyeberang jembatan. Beruntung, aksi yang berlangsung pada Sabtu (27/12/2025) malam WIB, itu diketahui prajurit TNI AD pada Ahad (28/12/2025) pagi WIB. Alhasil, kini seluruh pembangunan jembatan bailey diawasi secara ketat siang dan malam agar insiden itu tidak terulang.

Baca Juga

"Masyarakat yang sedang bencana pun mau dikorbankan. Saya semalam tidak bisa tidur, saya memikirkan ini. Karena saya pikir orang sebiadab ini luar biasa," kata Maruli geram saat konferensi pers di Posko Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Dia pun membagikan video berisi baut-baut di jembatan bailey, yang sudah dicopot orang tertentu. Maruli tidak menyangka, ada orang yang tega mencuri baut hingga bisa membahayakan nyawa penyeberang jembatan.

Maruli menuding, ada pihak-pihak tertentu yang berusaha melakukan sabotase membuat rakyat celaka ketika melewati jembatan bailey. Dia pun menyayangkan upaya yang dilakukan dengan tujuan menyudutkan pemerintah tersebut.

Dia heran, bagaimana bisa seseorang tega membuat sabotase dengan mengorbankan nyawa rakyat yang sedang dalam kondisi kesusahan. Beruntung, belum sempat ada korban, masalah itu sudah ketahuan dan kini ditangani dengan baik oleh prajurit TNI AD di lapangan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement