Senin 29 Dec 2025 12:36 WIB

Seskab Teddy Jawab Pihak yang Ragukan 50 Helikopter di Lokasi Bencana

Menurut Teddy, Prabowo meminjamkan helikopter untuk digunakan Gubernur Aceh.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya di Posko Bencana Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya di Posko Bencana Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah sudah mengerahkan 50 helikopter ke lokasi bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu sebagaimana perintah Presiden RI Prabowo Subianto agar helikopter mengangkut bantuan ke lokasi terpencil.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Inf Teddy Indra Wijaya mengaku, masih mendengar sejumlah pihak yang meragukan dan mempertanyakan pengerahan 50 helikopter ke tiga provinsi terdampak bencana. Dia pun memaparkan jumlah helikopter yang dikerahkan terdiri milik TNI, Polri, Basarnas, dan BNPB, hingga PT Pertamina.

Baca Juga

"Tadi pagi masih ada yang bertanya mengenai jumlah helikopter, ini datanya. Ada 53 helikopter gabungan TNI, Polri, Basarnas, BNPB, kemudian ada swasta, Pertamina, dan lain sebagainya," kata Teddy di Posko Bencana Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Menurut Teddy, semua helikopter itu dikerahkan ke titik-titik wilayah yang tidak terjangkau jalur darat. "Ini sejak awal, ke mana mereka? Mereka terjunkan logistik ke daerah yang tidak terjangkau melalui darat, yang belum tersambung," kata Teddy.

Adapun helikopter yang dikerahkan terdiri delapan unit Caracal dan tiga Super Puma TNI AU, tiga unit Bell dan Mi-17 TNI AD, lima unit Panther TNI AL, dan lima unit helikopter HR Basarnas. Kemudian, lima unit helikopter Polri, empat unit helikopter Baloghan Kemenhan, dua Bell milik Pertamina, dan 13 unit helikopter BNPB.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement