Senin 29 Dec 2025 11:47 WIB

Panglima TNI Peringatkan Massa Kibarkan Bendera GAM: Saya Tindak Tegas!

Sejumlah massa di Provinsi Aceh mengibarkan bendera GAM.

Konferensi pers pemulihan bencana yang dihadiri Menko PMK Pratikno, Mendagri M Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prasetyo, Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya, dan Wamensos Agus Jabo di Posko Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Konferensi pers pemulihan bencana yang dihadiri Menko PMK Pratikno, Mendagri M Tito Karnavian, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prasetyo, Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya, dan Wamensos Agus Jabo di Posko Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto merespons sejumlah massa yang mengibarkan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di tengah proses pemulihan bencana. Bahkan, prajurit TNI AD sempat bentrok dengan massa pembawa bendera GAM di Kota Lhokseumawe pada Kamis (25/12/2025) pagi WIB, berlanjut sampai Jumat (26/12/2025) dini hari WIB.

"TNI dan semua kementerian, lembaga, dan masyarakat sedang membantu pemulihan akibat bencana alam, saya harapkan tidak ada kelompok-kelompok yang memprovokasi, menganggu proses tersebut," kata Agus dalam konferensi pers di Posko Bencana Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Baca Juga

Agus pun berjanji bakal menindak tegas jika masih ada massa yang mengibarkan bendera GAM di tengah prosesi pemulihan bencana di Provinsi Aceh. "Saya akan tindak tegas kalau ada kelompok-kelompok seperti itu," kata mantan KSAD itu.

Berita Lainnya

Rekomendasi