Rabu 24 Dec 2025 13:36 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Teror 10 Sekolah di Depok

Terduga pelaku tidak mengakui aksi teror itu ia lakukan dan menyebut emailnya dihack.

Rep: Bayu Adji Prihammanda/ Red: Mas Alamil Huda
Laporan teror bom kepada 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat.
Foto: Republika
Laporan teror bom kepada 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aparat kepolisian telah menangkap terduga pelaku teror ke 10 sekolah di Depok, KLH, pada Selasa (22/12/2025) malam. Saat ini polisi masih meminta keterangan terhadap terduga pelaku tersebut.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan, terduga pelaku masih belum mengakui bahwa aksi teror itu dilakukan olehnya. KLH menyatakan email berisi teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok itu bukan dikirimkan olehnya.

Baca Juga

"Sementara dia tidak mengaku, bukan dia (yang kirim email) gitu," kata Budi saat dikonfirmasi, Rabu (24/12/2025).

Ia menyatakan, polisi telah melakukan pemeriksaan awal terhadap akun email yang digunakan untuk mengirimkan teror tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, akun itu bisa dipastikan milik KLH, yang nama dan alamatnya ditulis dalam email berisi teror tersebut. Namun, perempuan itu masih belum mengaku.

"Iya si Kamila itu, pemilik email itu, pemilik Tiktok itu, tapi berdasarkan pemeriksaan awal, dia tidak mengaku, bukan dia gitu. Iya ngakunya begitu (kena hack)," kata dia.

Meski begitu, Budi mengatakan, polisi masih akan terus melakukan pendalaman atas keterangan terduga pelaku. Menurut dia, pemeriksaan terhadap terduga pelaku masih terus dilakukan.

"Kami masih terus telusuri apakah dia berbohong atau karena memang di-hack kan, kami masih terus, kami dalami gitu," kata Budi.

Sebelumnya, sebanyak 10 sekolah di Kota Depok menjadi sasaran teror ancaman bom pada Selasa siang. Teror itu disampaikan melalui email kepada masing-masing sekolah secara bersamaan.

Berita Lainnya

Rekomendasi