Selasa 23 Dec 2025 16:37 WIB

Mabes Polri tak Izinkan Pesta Kembang Api di Seluruh Indonesia

Mabes Polri menyerahkan teknis razia dan sanksi kepada Polda masing-masing.

Suasana saat warga menyalakan kembang api pada malam pergantian tahun baru di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (1/1/2025). Ribuan orang memadati Monas untuk menikmati momen pergantian tahun 2025.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Suasana saat warga menyalakan kembang api pada malam pergantian tahun baru di kawasan Monas, Jakarta, Rabu (1/1/2025). Ribuan orang memadati Monas untuk menikmati momen pergantian tahun 2025.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa Mabes Polri tidak memberikan izin pesta kembang api untuk merayakan Tahun Baru 2026 pada Rabu (31/12) malam.  Kapolri menyerahkan teknis terkait razia dan sanksi perayaan kembang api tahun baru kepada kepolisian daerah (Polda) masing-masing wilayah.

 “Yang jelas dari Mabes, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan di tutup tahun,” kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa.

Baca Juga

Ia sendiri mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan perayaan tahun baru dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Di antaranya seperti mendoakan masyarakat terdampak bencana Sumatera.

"Kami tidak memberikan rekomendasi untuk penggunaan kembang api akhir tahun karena kita tahu situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama, dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatera,' tuturnya.

Lebih lanjut, pemimpin Korps Bhayangkara itu juga mengatakan bahwa kepolisian menurunkan 234.000 personel yang akan ditugaskan pada pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement