REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Rusia mengumumkan pada Rabu bahwa sistem rudal balistik antarbenua Yars telah dikerahkan untuk patroli tempur dalam rangka latihan rutin di wilayah Siberia.
Peralatan berat keluar dari instalasi khusus dan mulai melakukan manuver, termasuk pergerakan pada malam hari. Demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.
“Unit sistem roket bergerak berbasis darat (MGRC) ‘Yars’ di Siberia telah dikirim ke rute patroli sebagai bagian dari latihan terjadwal,” kata kementerian tersebut.
“Selama menjalankan tugas tempur di posisi lapangan, awak rudal melaksanakan puluhan tugas dan instruksi, termasuk tugas-tugas yang bersifat teknis,” tambahnya.
Kementerian itu menyampaikan bahwa para pengemudi kendaraan militer dan personel logistik melakukan manuver intensif di sepanjang rute patroli, berpindah posisi lapangan, serta melakukan penyebaran divisi rudal.