Selasa 16 Dec 2025 15:58 WIB

WN Asing Buat Rusuh dan Serang TNI di Ketapang, Pusat Turun Tangan, Imigrasi Ciduk 26 Warga China

Jumlah warga asing yang ditangkap kemungkinan akan bertambah.

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Teguh Firmansyah
Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman (tengah) dalam konferensi pers pada Selasa (16/12/2025).
Foto: Rizky Suryarandika
Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman (tengah) dalam konferensi pers pada Selasa (16/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus kerusuhan warga negara asing di Ketapang menarik perhatian pemerintah pusat. Plt Dirjen Imigrasi, Yuldi Yusman, mengatakan sudah ada 26 WNA yang diciduk ke Kantor Imigrasi Ketapang.

Tim imigrasi dari kantor pusat Ditjen Imigrasi sudah dikirim ke lokasi guna berkoordinasi dengan aparat setempat.

Baca Juga

“Perkembangan penanganan yang ada di Ketapang, saat ini kami dari pusat sudah turun, tentunya dengan dibantu oleh imigrasi yang ada di Ketapang. Kami sudah langsung berkoordinasi dan mengamankan, dibantu juga oleh pihak Kodim, Pak Kapolres, Polsek setempat, kemudian ada juga dari Mabes TNI," kata Yuldi dalam konferensi pers pada Selasa (16/12/2025).

Yuldi menjelaskan kerusuhan itu tengah diusut oleh kepolisian setempat. Hal ini guna mendalami dugaan pelanggaran pidana dalam kerusuhan itu. "Kami mendapatkan laporan dari Kantor Imigrasi yang ada di wilayah Kalimantan Barat. Dan untuk WNA-nya saat ini sudah diamankan, sudah diamankan di Kantor Imigrasi Ketapang," kata Yuldi.

Yuldi menerangkan jumlah WNA yang diciduk kemungkinan bertambah. Tapi Yuldi belum dapat memastikan apa semua WNA yang ditangkap berasal dari Tiongkok semua atau ada dari negara lain.

"Jumlahnya ada 26 WNA yang sementara ini diamankan oleh Kantor Imigrasi Ketapang. Dan mungkin jumlah itu akan bertambah karena totalnya sebetulnya yang ada disana itu ada 34 orang," ucap Yuldi.

Informasi yang didapat Republika, 26 warga asing tersebut merupakan WN China. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement