Senin 15 Dec 2025 07:14 WIB

Pesawat A400M Pesanan Kedua TNI AU Sukses Terbang Perdana di Sevilla

Pesawat angkut produksi Airbus itu akan dikirim ke Indonesia pada Februari 2025.

Pesawat Airbus A400M mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (3/11/2025).
Foto: Republika/Erik Purnama Putra
Pesawat Airbus A400M mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (3/11/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pesawat angkut A400M MRTT pesanan kedua TNI AU dengan nomor manufaktur MSN 150 berhasil menyelesaikan penerbangan uji perdana (maiden flight) di fasilitas Airbus San Pablo, Seville, Spanyol, Rabu, (12/12/2025). Penerbangan itu menandai kemajuan penting dalam proses produksi pesawat kedua yang dipesan pemerintah Indonesia untuk mendukung operasional TNI AU.

Pesawat lepas landas sekitar pukul 11.45 dan kembali mendarat dengan aman sekitar pukul 16.45 waktu setempat. Pesawat diterbangkan oleh kru berkualifikasi functional test dari Airbus untuk mengevaluasi berbagai parameter teknis serta performa pesawat.

Baca Juga

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma I Nyoman Suadnyana menjelaskan, kru penguji yang terlibat penerbangan perdana adalah captain pilot Jonathan Taylor didampingi flight officer Julian Castano. Flight test engineer Javier Moreno, load master Juan Carlos Rojo, dan test flight engineer Jose Carlos Canete juga ikut dalam penerbangan perdana.

Jika tidak ada kendala, pesawat angkut produksi Airbus itu akan diterbangkan ke Indonesia pada Februari 2026. "Penerbangan ini menandai kemajuan penting dalam proses produksi pesawat kedua yang dipesan pemerintah Indonesia untuk mendukung operasional TNI AU," ucap Nyoman dalam siaran pers di Jakarta, Senin (15/12/2025).

Kegiatan itu turut dihadiri Atase Pertahanan RI untuk Madrid Kolonel Pnb Agus Dwi Aryanto dan tim perwakilan teknis serta pilot dan loadmaster TNI AU yang sedang menjalani pelatihan di Spanyol. Menurut Nyoman, kehadiran pesawat angkut berat tersebut nantinya diharapkan memperkuat kemampuan mobilitas udara TNI AU.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement