Ahad 30 Nov 2025 10:07 WIB

Malaysia Konfirmasi Satu Warganya Hilang di Sumatera Barat

Warga Malaysia di Sumatera Barat diminta patuhi arahan pihak berwenang setempat

Foto udara longsor menimpa jalan di wilayah Mega Mendung, Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (29/11/2025). Akses utama jalan nasional Padang-Bukittinggi itu putus total akibat banjir bandang dan longsor pada Kamis (27/11) sehingga pengguna jalan harus memutar jauh melalui Kabupaten Solok.
Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra
Foto udara longsor menimpa jalan di wilayah Mega Mendung, Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, Sabtu (29/11/2025). Akses utama jalan nasional Padang-Bukittinggi itu putus total akibat banjir bandang dan longsor pada Kamis (27/11) sehingga pengguna jalan harus memutar jauh melalui Kabupaten Solok.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Kementerian Luar Negeri Malaysia melalui Konsulat Jenderal Malaysia di Medan, mengonfirmasi seorang warga negara Malaysia dilaporkan hilang dan diduga terdampak bencana tanah longsor di Padang Panjang, Sumatera Barat. Warga tersebut bernama Asrul Nizam bin Apridwson (30).

Berdasarkan keterangan yang diterima di Kuala Lumpur, Ahad (30/11/2025), Konsulat Jenderal Malaysia di Medan saat ini sedang bekerja sama secara intensif dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Indonesia (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, dan Kepolisian Resor Padang Panjang (Polres Padang Panjang) untuk mendapatkan informasi terverifikasi mengenai operasi pencarian dan penyelamatan yang sedang berlangsung.

Baca Juga

Konsulat Jenderal Malaysia mengimbau warga Malaysia di Sumatera Barat untuk mematuhi arahan pihak berwenang setempat (BNPB, BPBD, Basarnas), menghindari kawasan rawan longsor dan banjir, serta memperhatikan bahwa jalur Padang–Bukittinggi melalui Lembah Anai masih ditutup. Warga Malaysia yang berada di kawasan terdampak juga sangat disarankan untuk melaporkan keberadaan mereka kepada Konsulat Jenderal guna memudahkan pemberian bantuan dan komunikasi secara tepat waktu.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement