REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN, – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Toto Suharto, menerima sejumlah aspirasi masyarakat di Kabupaten Kuningan terkait kebutuhan infrastruktur desa, terutama pembangunan jalan usaha tani. Aspirasi ini disampaikan saat ia melakukan reses di wilayah tersebut.
Dalam keterangannya yang disampaikan pada Sabtu, Toto menegaskan bahwa seluruh keluhan masyarakat akan dibawa ke pembahasan tingkat provinsi. Hal ini akan menjadi bagian dari agenda kerja DPRD Jabar pada akhir 2025.
"Keluhan masyarakat tentu menjadi perhatian kami dan akan dimasukkan dalam pembahasan kerja di Provinsi Jabar," kata Toto.
Aspirasi yang diterima umumnya berkaitan dengan infrastruktur dasar, termasuk perbaikan jalan dan kebutuhan akses pendukung kegiatan pertanian. Pembangunan jalan usaha tani menjadi isu yang paling banyak disuarakan warga karena berdampak langsung pada efisiensi biaya produksi para petani.
"Dengan pembangunan jalan usaha tani ini, akan mengurangi biaya operasional petani mulai dari penggarapan hingga masa panen," ujarnya.
Toto menambahkan, sektor pertanian di Kabupaten Kuningan menunjukkan peningkatan semangat dari para petani dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah.
"Melihat semangat petani akhir-akhir ini jelas merupakan hasil perhatian pemerintah, dan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memperkuat sumber pangan lainnya," ujarnya.
Toto memastikan bahwa seluruh aspirasi yang diterimanya akan menjadi bahan pembahasan dan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan daerah. "Aspirasi petani, khususnya terkait infrastruktur penunjang pertanian, akan menjadi prioritas dalam perjuangan legislasi di tingkat Jabar," ucapnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.