Rabu 10 Jul 2024 11:28 WIB

Lentera Bersinar Indonesia Dorong Kontribusi dalam Efektivitas Rehabilitasi Korban NAPZA

Thomas berharap LBI dapat menjadi salah satu pilihan penanganan masalah narkoba.

Para petugas rehabilitasi di Lentera Bersinar Indonesia.
Foto: Dok. LBI
Para petugas rehabilitasi di Lentera Bersinar Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masalah narkotika dan obat-obatan terlarang atau narkoba memang sudah tidak asing lagi bagi telinga publik di Indonesia. Menurut Thomas Avitho da Lopez seorang Clinical Supervisor di Lentera Bersinar Indonesia siapapun bisa mengalaminya, terutama dari kalangan anak muda.

Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) lanjut Thomas, jumlah kasus narkoba di Indonesia sebanyak 1.184 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 1.483 orang pada tahun 2021 lalu. "Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2022 menjadi 1.350 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 1.748 orang dan barang bukti sebanyak 12,4 ton," ungkap Thomas pada Selasa (9/7/2024).

Baca Juga

Berdasarkan data tersebut, kata Thomas, sudah sepatutnya kita semua untuk melakukan pencegahan demi mencegah berbagai risiko yang mengancam. Jika sudah mengalami ketergantungan, berbagai bahaya mengintai penggunanya baik secara fisik dan mental mulai dari depresi, halusinasi, gangguan liver dan jantung bahkan hingga bahkan overdosis yang dapat memicu kematian.

Menyikapi hal tersebut, setidaknya terdapat harapan bagi mereka yang ingin segera terbebas dari pengaruh narkoba dengan melakukan rehabilitasi dimana Yayasan Lentera Bersinar Indonesia menjadi solusi untuk melakukannya secara aman dan nyaman.

Berdiri sejak 2023 lalu, LBI adalah pusat layanan rehabilitasi narkoba dibawah Yayasan Lentera Bersinar Indonesia (YLBI). Terbentuknya LBI tandas Thomas mengikuti prinsip bahwa setiap orang memiliki potensi dan berhak untuk pulih dari ketergantungan Narkotika, Psikotropika dan Obat-Obatan terlarang (NAPZA).

Yayasan ini beralamatkan di Perumahan Citra 3 Blok F1 No. 2, Jl. Palem Raja Utama, Pegadungan Kalideres Jakarta Barat. Meski berada di Jakarta, tidak menutup kemungkinan LBI dapat melayani klien dari berbagai daerah.

"Sebagai bentuk komitmen untuk penanggulangan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba, sudah bekerja sama dengan banyak pihak. LBI berkolaborasi dengan berbagai lembaga pemerintah. Mulai dari Badan Narkoba Nasional (BNN), Kemensos, Kemenkes, Kemendikbud dan Polri," ujar dia.

"Sebagai pendukung, para stakeholder (pemegang saham) lain juga berdedikasi demi peningkatan kemampuan dalam menyediakan layanan berkualitas tinggi," kata Thomas menambahkan.

Kolaborasi inilah yang menjadikan LBI bertekad untuk membantu peran lembaga kemasyarakatan melalui program rehabilitasi narkoba. Menurut Thomas, Lentera Bersinar Indonesia memiliki tujuan agar setiap klien rehabilitas tidak tertekan saat rehabilitasi.

Untuk mencapai tujuan tersebut, LBI menyediakan penanganan narkoba berkelas premium untuk segmen menengah ke atas. Inilah yang menjadikan pelayanan perawatan mengutamakan kenyamanan dan kebutuhan bagi setiap klien.

“Kami datang ke ranah penanganan narkoba dengan segmen menengah ke atas (premium). Artinya, selain kenyamanan fasilitas dan layanan yang kami berikan, kami juga membuat perawatan yang sesuai dengan kebutuhan klien sehingga klien tidak merasakan tekanan saat menjalankan proses perawatan,” kata Thomas.

Terlebih, Thomas juga menjelaskan hadirnya LBI sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah narkoba yang cukup marak di Indonesia. Pasalnya, korban penyalahgunaan narkoba di tanah air terus berpotensi bertambah.

“Kami hadir karena kepedulian kami terhadap masalah narkoba di Indonesia. Dari sisi permintaan panti rehabilitasi juga terus meningkat setiap tahunnya. Namun, peningkatan jumlah tempat rehabilitasi ini tidak diikuti dengan peningkatan pembangunan fasilitas layanan rehabilitasi narkoba yang memadai,” kata Thomas.

Thomas berharap LBI dapat menjadi salah satu pilihan penanganan masalah narkoba dengan menghadirkan layanan kelas premium. Untuk mengakses layanan rehabilitasi narkoba dari Lentera Bersinar Indonesia, masyarakat cukup hubungi hotline nomor 08118125437. Tak hanya itu, mereka juga bisa membuka laman resmi Lentera Bersinar Indonesia.

sumber : Web
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement