Senin 15 Apr 2024 15:00 WIB

Mahasiswa UIN Jakarta Jadi Khatib Idul Fitri di Korea Selatan

Mahasiswa UIN Jakarta siap berdakwah di masyarakat.

Mahasiswa UIN Jakarta jadi khatib di Korea Selatan.
Foto: dokpri
Mahasiswa UIN Jakarta jadi khatib di Korea Selatan.

Oleh : Deden Mauli Darajat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Raghib Muhammad Sakho, mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bertugas menjadi khatib Idul Fitri di Masjid Darussalam Baran, Hwaseong, Gyeonggi-do, Korea Selatan, pada 1 Syawwal 1445 Hijriyah yang bertepatan pada 10 April 2024. Selain bertugas menjadi khatib, di bulan Ramadhan, Raghib juga bertugas sebagai imam shalat tarawih. 

Raghib, sapaan akrabnya, merupakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Korea Selatan bersama rekannya Muhammad Hanif Abiyyu Handana, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Jakarta. Kedua mahasiswa tersebut melaksanakan KKN Interrnasional yang diselenggarakan oleh Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Jakarta sejak 23 Maret hinggal 21 April 2024.

Baca Juga

Raghib mengatakan bahwa tugas KKN lainnya selama di Korea Selatan adalah melaksanakan tahsin atau perbaikan bacaan Al-Qur’an bagi masyarakat Indonesia di Hwaseong, Gyeonggi-do, Korea Selatan. “Para peserta sangat antusias belajar Islam di Masjid Darussalam ini,” ungkap Raghib.

Selain KKN, menurut Hanif, dirinya banyak belajar tentang kehidupan masyarakat Indonesia dan warga Korea Selatan, serta warga asing lainnya yang tinggal di Korea Selatan. “Selama kami di Korea Selatan, kami bersama Masyarakat Indonesia di Masjid Darussalam Baran ini menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan,” ujar mahasiswa Program Studi Hubungan Internasional ini. 

Ketua Pengurus atau Amir Masjid Darussalam, Arif Fauzi, mengatakan bahwa kegiatan KKN Internasional ini sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Indonesia yang menetap di wilayah Hwaseong, Gyeonggi-do, dan sekitarnya. “Raghib dan Hanif sangat mudah berinteraksi dan membaur dengan Masyarakat di sini,” tutur Arif Fauzi.

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, PhD, mengungkapkan bahwa KKN Internasional merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat. “KKN Internasional ini bagian dari internasionalisasi UIN Jakarta,” papar Rektor.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ade Rina Farida, menyatakan bahwa KKN Internasional merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kancah global. “KKN Internasional ini memberikan pengalaman sekaligus pengabdian di luar negeri,” ujar Ade Rina.

Koordinator KKN Internasional, Deden Mauli Darajat, mengatakan bahwa program KKN Internasional ini sudah berjalan selama tiga tahun. “Tahun 2022 setelah Pandemi Covid-19 UIN Jakarta membuka program KKN Internasional di empat negara yaitu Korea Selatan, Jepang, Arab Saudi, dan Malaysia. KKN di Bulan Ramadhan ini yang perdana dilakukan di tahun 2024 ini,” tandas Deden.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement