Selasa 27 Feb 2024 14:45 WIB

Seorang Pria Mengaku Jadi Korban Percobaan Pembunuhan Suami Mantan Artis

Terduga pelaku menembakkan senjata apinya tiga kali.

Rep: Ali Mansur/ Red: Agus raharjo
Ilustrasi penembakan
Foto: Republika
Ilustrasi penembakan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Seorang pria bernama Andika Mowardi (31 tahun) mengaku menjadi korban percobaan pembunuhan di salah satu parkiran ruko kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Beruntung tembakan dari pistol pelaku hanya menyamping dan mengenai kaca di belakang korban.

Terduga pelaku bernama Gathan Saleh mantan suami dari artis Dina Lorenza dan Cut Keke. “Kejadian sebenarnya tanggal 8 cuman saya ada trauma dikit, saya baru berani blowup media yang kemarin itu,” ujar Andika kepada awak media, Selasa (27/2/2024).

Baca Juga

Andika mengaku mengenal dan juga berteman dengan terduga pelaku bernama Gathan Saleh. Bahkan korban juga mengaku dekat dengan keluarga terduga pelaku. Karena itu Andika tidak menyangka jika Gathan tega akan membunuhnya.

Terduga pelaku menembakan senjata apinya sebanyak tiga kali dan beruntung korban tidak kena sedikit pun, bahkan salah satu tembakan diarahkan ke aspal.

“Kuping saya nggak luka, nggak kena, cuman kaca belakang saya pecah kena tangan saya, robek. Ditembakkan dua kali ke arah saya, satu kali ke aspal,” tegas Andika.

Adapun kronologis upaya pembunuhan tersebut berawal adanya perselisihan kecil antara korban dengan terduga pelaku terkait pekerjaan. Pada saat kejadian korban tengah membeli mie setelah itu balik ke kantor dan terduga pelaku sudah menunggunya. Kemudian terjadi perselisihan atau cekcok dan terduga pelaku menodongkan pistol ke arah kepala korban.

“Saya lalu mundur teratur, saya tutup pintu saya lari ke atas. Saya keluar lagi, saya tanya sama dia ada apa Than saya bilang, ada masalah apa? Tiba-tiba dia kokang pistolnya dia arahkan ke saya, saya menghindar itu peluru samping kuping saya persis,” terang Andika.

Sebenarnya, lanjut Andika, keluarga terduga pelaku sempat minta bertemu untuk mediasi. Namun korban memilih proses hukum dilanjut dan minta terduga pelaku ditangkap. Lalu keluarga pelaku minta ketemu untuk damai tapi korban tetap keukeuh untuk melanjutkan kasus dugaan upaya pembunuhan tersebut ke meja hijau.

“Cuman saya nggak mau, saya mau ditangkap dulu karena takutnya nanti dampaknya ke orang lain. Kalau saya main damai gitu aja, saya mau masukin dia aja (ke penjara)," tegas Andika.

Sementara itu Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly membenarkan insiden penembakan tersebut. Menurutnya percobaan pembunuhan tersebut terjadi sekiranya sudah satu bulan yang lalu.

Kemudian korban Andika telah melaporkan peristiwa percobaan pembunuhan tersebut pasca kejadian. Pihak kepolisian juga telah melakukan serangkaian penyelidikan mulai dari memeriksa CCTV dan mengambil keterangan saksi juga telah dilakukan.

"Sudah dipanggil dugaan pelaku sampai dua kali, tapi tidak hadir dengan alasan yang tidak sah. Keluarga berjanji akan menghadirkan dugaan pelaku juga, sampai sekarang tidak direalisasi," ujar Ary Lilipy.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement