Selasa 30 Jan 2024 17:59 WIB

Sindiran Butet di Kampanye Ganjar: Jokowi Santai Tapi Relawannya Gusar Sampai Lapor Polisi

Relawan Jokowi melaporkan Butet Kertaredjasa atas dugaan hate speech terhadap Jokowi.

Butet Kertaradjasa
Foto: Antara/Didik Suhartono
Butet Kertaradjasa

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Dessy Suciati Saputri, Febrianto Adi Saputro

Budayawan Butet Kartaredjasa belum lama ini memberikan sindiran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dinilai terus mengikuti kampanye calon presiden Ganjar Pranowo ke manapun. Kendati demikian, menurut Koordinator Staf Khusus Presiden RI, Ari Dwipayana, sindiran tersebut tak mempengaruhi sikap Presiden Jokowi.

Baca Juga

Ia mengatakan, saat ini Presiden Jokowi pun masih bersikap biasa-biasa saja. “Bapak selama ini baik-baik saja, biasa-biasa saja,” kata Ari di gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (30/1/2024).

Ari mengatakan, selama ini Jokowi sudah sering menerima banyak sindiran dan bahkan cacian serta ujaran kebencian. Namun, Jokowi masih bersikap biasa-biasa saja.

“Sudah sering pak Jokowi terima sindiran, terima banyak hal dari 2014 kan hoaks, ujaran kebencian, bahkan hal lain fitnah,” kata dia.

Sebelumnya, Ari juga membantah tudingan kunjungan kerja Presiden Jokowi di Jawa Tengah untuk membuntuti agenda kampanye capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo. Ia menegaskan, agenda kunjungan kerja Jokowi sangat berbeda dengan agenda kampanye.

Enggak lah, masak terus membuntuti. Dibuntuti dan membuntuti itu selalu wacana yang muncul. Padahal presiden melakukan kunjungan kerja yang sangat berbeda dengan kampanye,” kata Ari di gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (29/1/2024).

Ia mengatakan, kampanye dilakukan di seluruh daerah di Indonesia, tak hanya di Jawa Tengah. Sementara kegiatan kunjungan kerja Presiden hari ini dilakukan di Jawa Tengah.

Selain itu, Ari juga membantah anggapan bahwa kegiatan Presiden Jokowi yang dalam satu bulan terakhir ini sering kali mengunjungi wilayah Jawa Tengah dilakukan untuk memenangkan satu paslon tertentu di Pilpres 2024.

“Nggak lah. Ini sesuatu yang juga sama kegiatan yang sudah dilakukan Presiden di berbagai tempat sama beliau,” kata Ari.

Ari menjelaskan, kunjungan kerja Jokowi tersebut dilakukan untuk memastikan program-program pemerintah berjalan baik. Selain itu, dalam kunjungannya, Jokowi juga selalu memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

“Itu memastikan kebutuhan pokok rakyat itu tersedia, memastikan program-program pemerintah berjalan, termasuk program prioritas yang terkait dengan masyarakat dan memang wilayah yang belum dikunjungi, dikunjungi lagi supaya memastikan itu berjalan,” jelas dia.

photo
Komik Si Calus : Baliho - (Daan Yahya/Republika)

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement