Selasa 21 Nov 2023 17:59 WIB

Ini Penyebab Motor Bonceng Empat Alami Kecelakaan dengan Seluruh Korban Meninggal

Keempat korban kecelakaan meninggal di lokasi kejadian.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Agus raharjo
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor
Foto: Republika/Mardiah
Ilustrasi kecelakaan sepeda motor

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Satlantas Polres Lampung Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terhadap kasus pemotor berbonceng empat yang terjun bebas ke jurang di Jembatan Way Gelam, Kecamatan, Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (20/11/2023). Empat orang di motor sedang melaju kencang tersebut bukan mabuk.

Kasat Lantas Polres Lampung Selatan AKP R Manggala Agung SM mengatakan, penyebab kecelakaan tunggal pemotor berbonceng empat orang dewasa tersebut karena kurang keseimbangan saat melintasi tikungan dekat Jembatan Way Gelam. “Karena tidak seimbang, kendaraan melewati tikungan langsung masuk jurang,” kata Kasatlantas Polres Lampung Selatan AKP R Manggala Agung SM di Kalianda, Lampung Selatan, Selasa (21/11/2023).

Baca Juga

Dia mengatakan, kasus motor terjun bebas ke jurang yang dalamnya lebih dari 10 meter tersebut menyebabkan empat orang berboncengan tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian. “Ini kecelakaan tunggal,” katanya.

Berdasarkan keterangan saksi, pemotor Honda Vario BE 6251 OK berbonceng empat orang tersebut datang dari Pasar Candipuro hendak menuju Pasar Sidomulyo. Mereka mengendarai motor dengan melaju cepat di jalan yang ramai. "Mereka tidak dapat mengendalikan diri tiba-tiba ada tikungan langsung masuk jurang,” kata AKP R Manggala Agung.

 

Menurut keterangan warga, pemotor berbonceng empat orang tersebut melaju dari Pasar Candipuro menuju Pasar Sidomulyo. Dalam berkendara, keempat orang di motor seperti orang mabuk, dengan mengendarai kendaraan di jalan raya yang ramai kendaraan.

“Mereka ngebut, jadi hilang kendali saat tikungan jembatan tak bisa mengerem, langsung melompat jembatan,” kata Rahmat, warga Sidomulyo, Lampung Selatan.

Polisi melakukan evakuasi terhadap korban empat orang tiga lelaki satu perempuan yang diketahui identitasnya yakni Ratiwan (39 tahun), Dedi Priyono (39), dan Abdul Majid (35). Ketiganya warga Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan.

Terdapat korban meninggal dunia perempuan Susilawati (24), warga Dusun Tanjung Jaya, Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. Keempat warga yang meninggal dunia dibawa ke Rumah Sakit Bob Bazar di Kalianda, Lampung Selatan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement