Senin 20 Nov 2023 10:36 WIB

Empat Remaja Meninggal Usai Motornya Tabrak Truk Pengangkut Pasir di Tulungagung

Keempat remaja berboncengan mengendarai satu sepeda motor.

Kecelakaan truk (Ilustrasi)
Foto: antarafoto
Kecelakaan truk (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TULUNGAGUNG--Satlantas Polres Tulungagung, Jawa Timur, menangani kasus kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan dump truk bermuatan pasir dan sepeda motor. Kecelakaan ini menyebabkan empat remaja meninggal.

Dua meninggal di lokasi kejadian dan dua lainnya meregang nyawa di rumah sakit. "Kasus ini sudah kami tangani dan untuk sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan kami amankan untuk kepentingan penyidikan," kata Kepala Seksi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno di Tulungagung, Sabtu (18/11/2023).

Baca Juga

Belum ada penetapan tersangka dalam kejadian ini. Hasil olah tempat kejadian perkara di lokasi kecelakaan, yakni di Jalan Desa Srikaton, Tulungagung, kecelakaan diduga disebabkan kelalaian pengendara sepeda motor korban yang berboncengan empat orang.

Dua orang meninggal di tempat seusai sepeda motor nopol AG 6319 CZ menabrak dump truk nopol AG 8240 AB dari arah berlawanan pada Jumat (17/11/2023) malam.

Sementara dua penumpang lainnya, yang sempat kritis dan dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu sore, hampir 12 jam setelah mendapat perawatan intensif di area kegawatdaruratan zona merah (redzone) rumah sakit daerah tersebut.

Empat korban meninggal semuanya berusia remaja yang mengendarai satu sepeda motor berboncengan empat orang. Keempat korban diidentifikasi dengan inisial FDS (17 tahun), DP, MHF (ketiganya Warga Desa Pinggirsari Kecamatan Ngantru) dan AS warga Desa/Kecamatan Ngantru.

Sedangkan dump truk bernopol AG 8240 AB dikemudikan saudara B, warga Kelurahan Nggayam Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Menurut Mujiatno, kejadian bermula saat dump truk berjalan dari arah timur menuju barat, sementera sepeda motor yang dikemudikan FDS berjalan dari arah sebaliknya.

"Sesampainya di lokasi, sepeda motor oleng dan bertabrakan dengan dump truk," paparnya.

Dump truk sempat membanting stir ke kiri, namun tabrakan tidak bisa dihindarkan. Dump truk baru berhenti setelah menabrak pohon di sisi jalan, sedang empat penumpang sepeda motor terpental.

"Akibat kejadian itu, DP dan AS meninggal dunia di tempat," katanya.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement