Kamis 09 Nov 2023 11:34 WIB

Gandeng Pengasuh Pesantren, Prabowo-Gibran Berpotensi Raup Suara Kalangan Santri

Banyak kiai ponpes dari berbagai wilayah Indonesia masuk struktur TKN Prabowo-Gibran.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju Rosan Roslani saat mengumumkan daftar struktur TKN Prabowo-Gibran  yang manggandeng purnawirawan, aktivis, hingga para ulama atau kiai.
Foto: Republika/Prayogi
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju Rosan Roslani saat mengumumkan daftar struktur TKN Prabowo-Gibran yang manggandeng purnawirawan, aktivis, hingga para ulama atau kiai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka disebut berpotensi meraup banyak suara dari kalangan santri. Pasalnya, pasangan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo-Gibran sangat memberi perhatian kepada pesantren.

Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, indikasi keseriusan Prabowo-Gibran adalah dengan menggandeng para kiai masuk ke dalam Tim Kampanye Nasional (TKN). "Keliatannya menjadi sebuah keseriusan bagi kubu Prabowo-Gibran yang banyak mengarahkan pendidikan berbasis agama Islam," kata Ujang dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (8/11/2023).

Terbukti di dalam TKN Prabowo-Gibran terdiri banyak kiai ponpes dari berbagai wilayah Indonesia. Upaya tersebut dinilai sebagai usaha Prabowo-Gibran dalam membuka pintu sinergi dengan para ponpes melalui para kiai.

Menurut Ujang, sinergitas antara ulama dan umaro atau pemimpin negara memang sudah seharusnya berlangsung, dan keduanya bisa bertukar pikiran demi kemaslahatan bangsa. "Prabowo-Gibran ini ingin, ulama dan umaro bersinergi harus bekerja sama membangun bangsa," ucap Ujang.

 

Dalam kepengurusan TKN, selain Habib Luthfi bin Yahya yang didapuk menjadi Dewan Pembina, ada pula Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) KH Asep Syaifudin Chalim sebagai anggota Dewan Pembina serta Dewan Pembina PP Muslimat NU Nyai Hj Mahfudzoh Ali Ubaid sebagai Wakil Ketua Dewan Pengarah.

Di posisi anggota Dewan Penasihat muncul nama pengasuh Ponpes Buntet Cirebon KH Adib Roffiudin Izza, Ketua Umum PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) KH Ali Masykur Musa, pimpinan Ponpes Sunan Drajat Lamongan KH Abdul Ghufur, dan Cicit Syaikhona Kholil Bangkalan KH Kharor Aschal.

Selain itu, Pengasuh Ponpes Ilmu Qur'an (PIQ) Al-Misbah Jakarta KH Misbahul Munir Kholil, Wakil Rois Syariah PWNU DKI Jakarta KH Zuhri Yakub, dan Ketum PBNW TGKH Lalu Muhammad Zainudin Atsani tercatat masuk sebagai anggota Dewan Penasihat TKN Prabowo-Gibran.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Salafiyyah Fatchul Ulum Pacet KH Muslich Abbas, pengasuh Ponpes Miftahul Huda Kabupaten Semarang KH Zaini Zulfa, dan pengasuh Ponpes Hidayatus Syuban Mendiro Ungaran Timur KH Agus Masna Shofa Fauzan Al Hafiz juga menjadi anggota Dewan Penasihat TKN Prabowo-Gibran.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement