Jumat 08 Sep 2023 08:33 WIB

Sayembara Kesenian Selalu Subjektif, Berdoalah untuk Putri Ariani Setelah Masuk Final AGT

Sayembara kesenian secara kodrati lebih bersuasana subjektif ketimbang objektif.

Putri Ariani saat tampil di semifinal AGT pada Rabu (6/9/2023). Putri mendapatkan standing ovation dari 4 juri.
Foto: Dok Youtube/Americas Got Talent
Putri Ariani saat tampil di semifinal AGT pada Rabu (6/9/2023). Putri mendapatkan standing ovation dari 4 juri.

Oleh: Jaya Suprana, Budayawan, Penggagas Rekor Muri dan Pembelajar Nilai Perdamaian Kemanusiaan.

Fakta telah nyata membuktikan bahwa penampilan Putri Ariani pada babak semi final AGT 2023 memperoleh sambutan luar biasa positif, baik dari pihak dewan juri maupun publik. Bahkan, juga media massa dan media sosial di seluruh pelosok marcapada.

Baca Juga

Terberitakan bahwa dewan juri bersatupadu dalam secara spontan sepakat memberikan standing-ovation. Bahkan, seorang anggota dewan juri tak mampu menahan diri untuk memuji setinggi langit dengan pengakuan diri merasa mendengar suara surgawi bidadari. 

Disimpulkan dari kenyataan gemuruh antusiasme publik dan pers dapat diyakini bahwa pada hakikatnya, Putri Ariani telah berjaya dalam mempersembahkan yang terbaik di panggung semesta musik masa kini.

 

Namun, apa yang disebut sebagai sayembara apalagi sayembara kesenian kodrati lebih bersuasana subjektif ketimbang objektif. Dan ini memang senantiasa rawan diwarnai dengan kejutan-kejutan tak terduga sesuai sukma ketidak-pastian yang tersirat pada apa yang disepakati oleh para matematikawan/wati sebagai teori probabilitas.

Suatu gagasan pemikiran atas kemungkinan yang menyediakan apa yang disebut sebagai margin-eror meski mungkin relatif kemungkinan terjadi, tetap bukan berarti mustahil terjadi, baik ke arah positif maupun negatif. 

Syukur Alhamdullilah bahwa manajemen AGT telah memaklumatkan bahwa Putri Ariani telah gemilang berjaya melampaui babak semi final AGT 2023.

Namun, kenyataan perjalanan menempuh kemelut deru campur debu bertabur kerikil tajam masih cukup berpanjangan. Sehingga, tetap saya hukumnya wajib senantiasa berupaya sadar menjaga diri untuk bersikap ojo dumeh demi tidak khilaf terjerumus ke keterkeburan.

Maka itu, dengan penuh kerendahan hati, saya berdoa memohon kepada Yang Maha Kasih untuk berkenan melimpahkan anugerah berkah dan karunia kekuatan lahir-batin kepada Putri Ariani.

Harapannya, semoga Putri  berhasil dalam perjuangan dirinya sebagai putri terbaik Indonesia, mengharumkan citra serta menjunjung tinggi harkat-martabat bangsa dan negara Indonesia di panggung mancanegara. Amin.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement