Jumat 25 Aug 2023 18:24 WIB

30 Tahun Menanti, Arun Karsiti Kini Nikmati Rumah Layak Huni dari Polres Indramayu

 Rumah mereka dulu seluruh dindingnya terbuat dari plastik terpal. 

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, meresmikan rumah layak huni di Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jumat (25/8/2023).
Foto: dok. Republika
Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, meresmikan rumah layak huni di Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Jumat (25/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Senyum sumringah selalu mewarnai wajah keriput Arun (75 tahun) dan Karsiti (60), Jumat (24/8/2023). Betapa tidak, pasangan suami istri warga Blok Embos, Desa Rajasinga, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu itu kini bisa menempati rumah yang layak huni.

Selama 30 tahun terakhir, pasangan Arun dan Karsiti tinggal di rumah tidak layak huni (rutilahu), yang lebih mirip kandang ternak. Rumah mereka dulu seluruh dindingnya terbuat dari plastik terpal yang sudah lusuh dan berlubang. Lantainya pun beralaskan tanah, dan atap dari genting lapuk dengan kayu penyangga yang sudah keropos.

Jangankan untuk merenovasi rumah, penghasilan Arun sebagai penggembala kambing milik warga hanya cukup untuk makan sehari-hari. Kondisi yang dialami Arun dan Karsiti pun sampai ke telinga Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar. Karena itu, rumah mereka dimasukkan ke dalam program pembangunan dan renovasi rutilahu oleh Polres Indramayu.

Renovasi secara total pun dilakukan sejak sepuluh hari yang lalu. Rumah Arun dan Karsiti dirobohkan dan dibangun ulang hingga menjadi rumah layak huni.

 

Hari ini, kapolres menyerahkan secara simbolis rumah layak huni untuk ditinggali oleh Arun dan Karsiti. Tak hanya itu, pasangan lansia tersebut juga diberikan bantuan sejumlah perabot rumah tangga, pakaian baru, termasuk pemasangan listrik gratis.

Pemkab Indramayu juga turut memberikan bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari bagi Arun dan Karsiti.

‘’Alhamdulillah, senang sekali. Rumah yang sekarang enak sekali. Lantainya keramik, atapnya gak bocor, ada WC (toilet), dikasih kipas angin, kompor gas, kasur empuk dan lainnya,’’ tutur Arun.

Arun pun menyampaikan terima kasih kepada kapolres Indramayu dan jajarannya, serta semua pihak yang membantu mewujudkan mimpinya untuk menikmati usia senja di rumah yang layak huni.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar, mengatakan, tak hanya rumah Arun dan Karsiti, hari ini pihaknya juga meresmikan secara serentak 11 rumah layak huni lainnya di sejumlah kecamatan di Kabupaten Indramayu.

Sebanyak 12 rutilahu yang masuk dalam program pembangunan dan renovasi rutilahu oleh Polres Indramayu itu sama-sama dimulai renovasinya pada sepuluh hari yang lalu. Program itu terwujud dengan mendapat dukungan dari BRI.

‘’Alhamdulillah hari ini kami bisa meresmikan program rutilahu dan penyerahan secara simbolis rumah layak huni kepada pemilik rumah, dengan total sebanyak 12 rumah. Renovasi ini sudah dikerjakan sejak sepuluh hari lalu dan hari ini rumahnya sudah bisa ditinggali oleh pemilik,’’ kata Fahri. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement