Kamis 06 Jul 2023 01:10 WIB

Lomba Inovasi Digital Mahasiswa Diharapkan Hasilkan Inovasi yang Bisa Diaplikasikan

Dunia pendidikan sekarang dihadapkan pada perkembangan Artificial intelligence.

Pembukaan LIDM  2023.
Foto: Dok. Republika
Pembukaan LIDM 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebanyak 100 kelompok peserta dari 48 perguruan tinggi di Indonesia mengikuti Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) Tahun 2023, di Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).  Kompetisi ini diharapkan menghasilkan inovasi digital yang bisa di aplikasikan di dunia nyata. 

Menurut Kepala Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Asep Sukmayadi, LIDM 2023 di UPI, diikuti 100 kelompok dengan jumlah 362 mahasiswa merupakan hasil seleksi dari 1.356 kelompok. Ribuan kelompok tersebut berasal dari 234 perguruan tinggi di Indonesia.

"Ajang ini juga melibatkan 90 dosen pembimbing, serta 18 juri untuk 5 divisi kompetisi lomba," ujarnya pada pembukaan LIDM, Rabu (5/72023). 

Menurut Asep, ajang ini diharapkan dapat menjadi tempat untuk pengembangan  talenta nasional dalam bidang manajemen pendidikan. Tantangan pendidikan masa depan yang mengalami disrupsi transformasi serta digitalisasi perlu adanya inovasi yang dihasilkan dari anak muda bertalenta. 

 

Asep mengatakan, perkembangan teknologi dan digitalisasi  harus direspon oleh dunia pendidikan dengan baik untuk mengaktualisasikan inovasi dan efektivitasnya di bidang teknologi pembelajaran. 

"Apalagi kalau kita kaitkan bahwa ada disparitas kualitas penyebaran penduduk dan kondisi negara kita, maka inovasi sangat dibutuhkan," ujar Asep pada pembukaan LIDM. 

Asep berharap, karya yang dikompetisikan dapat diaplikasikan dalam dunia nyata. Terutama, untuk menghadapi sejumlah tantangan kedepan.

"Nanti karya yang muncul akan di kurasi untuk didukung agar mendapatkan penyempurnaan lainnya," katanya.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia Prof Dr Didi Sukyadi MA sekaligus pengarah LIDM Tahun 2023 UPI, bangga dan menyambut baik atas kepercayaan dan penugasan Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan teknologi (Kemdikbudristek) Republik Indonesia kepada Universitas Pendidikan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan  Lomba Inovasi Digital Mahasiswa Tingkat Nasional Ke-4 Tahun 2023 (4/7/2023). 

Menurutnya, dalam rangka memeriahkan kegiatan LIDM 2023, Universitas Pendidikan Indonesia juga menyajikan kegiatan Inovest karya mahasiswa FPSD yang merupakan kegiatan pendukung LIDM sebagai persembahan bagi para peserta LIDM Tahun 2023.  

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Solehuddin menjelaskan, LIDM ini dalam rangka unjuk kemampuan bagi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi pada bidang pendidikan dan pembelajaran untuk mendukung kemajuan pendidikan Indonesia seiring perkembangan zaman yang dituntut untuk kreatif. Para mahasiswa dituntut untuk bisa bertransformasi di masa depan yang bukan hanya dapat memperhatikan tren tetapi menjadi kebutuhan masa depan. 

"Memperbaiki pendidikan ini tidak bisa parsial, tetapi harus komprehensif, dimulai dari awal calon mahasiswa serta mahasiswa sebagai calon guru harus diminati oleh yang bertalenta," katanya.

Plt Dirjen Dikti Kemdikbudristek Nizam mengatakan, dunia pendidikan sekarang dihadapkan pada perkembangan  Artificial intelligence atau AI dan Chat GPT yang membuka satu tahap baru didalam pengenbangan teknologi digital. Saat ini dan ke depan Artificial intelligence semakin matang dan akan selalu  terakselerasi dalam perkembangan teknologinya. 

"Dengan kemampuan komputer yang berkembang, kemampuan Artificial intelligence ini semakin meningkat," katanya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement