Senin 24 Apr 2023 12:50 WIB

Universitas BSI Gandeng Kemkominfo Gelar Digital Entrepreneurship Academy (DEA)

DEA digelar dalam bentuk pelatihan kelas Digital Entrepreneurship Google.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Digital Entrepreneurship Academy atau Digital talent Scholarship (DEA/DTS) dalam bentuk pelatihan kelas Digital Entrepreneurship Google.
Foto: Dok. Universitas BSI
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Digital Entrepreneurship Academy atau Digital talent Scholarship (DEA/DTS) dalam bentuk pelatihan kelas Digital Entrepreneurship Google.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Republik Indonesia menyelenggarakan kegiatan Digital Entrepreneurship Academy atau Digital talent Scholarship (DEA/DTS) dalam bentuk pelatihan kelas Digital Entrepreneurship Google, Jumat (14/4/2023). Dalam hal ini yang menjadi mitra pelatihan yaitu Google dan Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, yakni luring di aula gedung Rektorat Universitas BSI dan daring melalui channel Youtube Universitas Bina Sarana Informatika.  

Diah Puspitasari selaku Wakil Rektor 1 Bidang Non Akademik Universitas BSI dalam sambutannya menyampaikan terimakasih dan harapannya atas terselenggaranya acara ini.

Baca Juga

“Universitas BSI mendapatkan kepercayaan dan kesempatan yang diberikan dari Kominfo untuk mahasiswanya mendapatkan pelatihan ini. Terima kasih dan apresiasi atas dukungan dari Kominfo juga mitra dari Google kiranya bersama-sama dapat terus melangkah maju meningkatkan pendidikan di Indonesia,” ungkap Diah, dalam keterangan tertulis, Senin (24/4/2023).

Ia menjelaskan, sejalan dengan visi misi Universitas BSI yaitu menjadi perguruan tinggi unggul dibidang ekonomi kreatif, tentunya Universitas BSI bersuka cita mendapatkan kesempatan ini, di mana Kominfo dan Google memfasilitasi pelatihan google trends dan e-commerce untuk mahasiswa/i Universitas BSI, kiranya menjadi berkah untuk semua, Kominfo dan Google juga semakin maju.

“Tujuan pelatihan ini yakni peserta mampu memahami perilaku konsumen melalui Google Trends dan menyesuaikan strategi pemasaran digital untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, peserta mampu memahami tentang apa itu e-commerce, cara mulai menggunakan e-commerce, dan dua jenis solusi e-commerce yang dapat dipertimbangkan untuk kepentingan usaha,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu tim DEA Kominfo, Emyana Ruth Eritha Sirait dalam sambutannya menyampaikan rasa senang atas diterimanya dengan baik oleh Universitas BSI.

“Kami senang sekali bisa diterima dengan baik oleh Universitas BSI dengan antusias peserta sangat baik sekali. Kedatangan kami di sini ingin mengenalkan bahwa kami dari Kominfo mempunyai program yang sangat baik sekali, ini program dari anggarana APBN, ini program pemerintah yaitu pelatihan-pelatihan gratis yang diberikan kepada masyarakat umum itu nanti ada 8 akademiknya,” paparnya.

Ia menyebutkan kedelapan pelatihan akademik ini antara lain ada yang untuk fresh graduate jadi untuk meningkatkan skill-skill data science dan pemrograman. "Itu banyak sekali pilihannya dan kami bagian dari DTS tersebut, ini program khusus untuk meningkatkan kewirausahaan, jiwa mindset kewirausahaan dan juga meningkatkan skill-skill penguasaan teknologi digital untuk nanti mahasiswa mau berwirausaha khususnya wirausaha digital," katanya.

“Pelatihan dari Kominfo dan Google ini sangat tepat sekali untuk mulai berwirausaha. Mahasiswa akan diajarkan Google Trends langsung dari Google untuk melihat bagaimana perilaku konsumen dengan nanti ketika melakukan strategi pemasaran digital sesuai dengan kebutuhan pelanggan, dan juga cara belajar e-commerce,” tambahnya.

Ia berharap, setelah pelatihan ini peserta bisa cari tahu program DEA lebih lanjut, bisa dilihat di website, media sosial ada banyak program-program pelatihan yang peserta bisa ikuti, karena semua pelatihannya gratis. Semoga materi pelatihan nanti bermanfaat bagi semuanya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement