Ahad 02 Apr 2023 20:51 WIB

Erick Thohir Diyakini Semakin Banyak Raih Dukungan untuk Jadi Wapres RI

Erick Thohir merupakan cawapres favorit pilihan masyarakat.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah) berdoa bersama dengan Dirtek PSSI Indra Sjafri dan para pemain timnas U-20.
Foto: Dok PSSI
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah) berdoa bersama dengan Dirtek PSSI Indra Sjafri dan para pemain timnas U-20.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir diyakini meraup banyak dukungan dari masyarakat untuk maju menjadi calon wakil presiden pada pemilu 2024. Berdasarkan analisis media sosial, dukungan kepada Erick Thohir semakin kuat.  

Pegiat Media Sosial Politik Mazdjo Pray menguatkan kandidasi dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024. “Suara rakyat melalui survei tentu tidak bisa dianggap sepele, kiprah dan prestasi Erick Thohir telah banyak dilihat masyarakat,” terang Mazdjo Pray dalam keterangannya di Jakarta pada Ahad (2/4/2023).

Baca Juga

Berdasarkan hasil survei terbaru dari Indobarometer Erick Thohir merupakan cawapres favorit pilihan masyarakat. Ia memiliki elektabilitas tertinggi sebagai cawapres dibandingkan dengan kandidat lain yang sudah lama berkiprah di politik.

Elektabilitas Erick Thohir terpotret di angka 22,9 persen dan berada di posisi pertama sebagai cawapres. Elektabilitas Eks Presiden Inter Milan ini mengungguli Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

 

Khofifah terekam memiliki elektabilitas sebesar 15,8 persen dan berada di posisi ke dua. Sedangkan Muhaimin berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 6,7 persen.

Seperti diketahui, kiprah dan prestasi luar biasa Erick Thohir sudah terlihat sebelum memasuki pemerintahan Indonesia. Erick Thohir merupakan orang Asia pertama yang mampu membeli saham mayoritas salah satu klub sepak bola terbesar di dunia yakni Inter Milan FC.

Berkat hal tersebut ia menjadi Presiden Inter Milan FC. Setelah itu ia adalah pemimpin yang berkontribusi menyukseskan Asian Games 2018 hingga nama Indonesia harum di pentas dunia.

Erick Thohir juga pemimpin yang mengantarkan Presiden Jokowi untuk memimpin Indonesia di periode kedua. Kala itu, ia merupakan Ketua TKN Jokowi – Ma’ruf di Pilpres 2019.

Atas keberhasilannya ia diberikan amanah oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri BUMN. Di Kementerian BUMN Erick Thohir berhasil menanggulangi pandemi Covid-19, memulihkan perekonomian negara dan masyarakat serta mentransformasi perusahaan – perusahaan pelat merah hingga banyak menghasilkan keuntungan.

Erick Thohir menggerakkan ekonomi masyarakat sejak awal memimpin hingga kini melalui program unggulan yakni KUR, Mekaar dan Makmur. Program ini kemudian bertambah dengan adanya program Santripreneur, Pesantrenpreneur, Rumah BUMN, Pasar Digital UMKM, dan Solusi Nelayan.

Trasnformasi yang dilakukan di Kementerian BUMN oleh Erick Thohir juga berhasil meningkatkan laba setiap tahunnya dan kontribusi kepada negara. Laba Kementerian BUMN terekam meningkat setiap tahun dari Rp 13 triliun di tahun 2020, Rp 124,7 triliun di 2021 dan Rp 303,7 pada tahun 303,7 triliun. 

Kemudian kontribusi kepada negara meningkat sebesar Rp 68 triliun dalam tiga tahun terakhir. Karenanya Mazdjo Pray mengatakan nama Erick Thohir melejit di dalam bursa Pilpres 2024 sebagai cawapres dan menjadikannya sebagai kuda hitam serta primadona untuk mendampingi capres.

“Seperti kuda hitam, Erick Thohir melejit sebagai tokoh yang menjadi favorit. Indo Barometer yang baru kemarin, mereka menyebutkan Erick Thohir telah menjadi cawapres primadona,” pungkas Mazdjo Pray.

Apresiasi PBNU

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengapresiasi peningkatan elektabilitas Menteri BUMN Erick Thohir sebagai kandidat calon wakil presiden (cawapres) dalam hasil survei Indo Barometer dan Indikator Politik Indonesia beberapa waktu terakhir.

"Sebagai sesama kader NU, kami tentu berbangga dan mengapresiasi hasil survei Pak Erick Thohir," kata Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PBNU Sulaeman Tanjung dalam keterangan tertulis.

Peningkatan elektabilitas Erick sebagai kandidat cawapres itu salah satunya disebabkan oleh kinerjanya yang baik sebagai Menteri BUMN. Oleh karena itu, PBNU mendoakan yang terbaik bagi Erick dan berharap semua kinerjanya dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.

"Survei (elektabilitas) Pak Erick meningkat tentu karena kualitas dia, karena kinerja dia. PBNU mendoakan yang terbaik bagi Pak Erick. Mudah-mudahan bermanfaat bagi bangsa," kata Sulaeman.

Erick Thohir merupakan bagian dari NU karena selain lahir dan besar dari keluarga NU, Erick beberapa waktu lalu juga dipercaya menjadi Steering Committee (SC) Puncak Rangkaian Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU. Di samping itu, Erick pun tercatat sebagai anggota aktif Banser dan pernah mengikuti pelatihan kader Banser.

Sebelumnya, hasil survei dari Indo Barometer pada tanggal 12?24 Februari 2023 di 33 provinsi dengan melibatkan 1.230 responden menunjukkan bahwa Erick menduduki posisi teratas sebagai cawapres pilihan responden dengan persentase 22,9 persen.

Dalam survei Indikator Politik Indonesia pada bulan Februari-Maret 2023 dengan melibatkan sebanyak 1.220 responden, ditemukan bahwa elektabilitas Erick sebagai cawapres mengalami peningkatan, yakni dari 8,8 persen pada bulan Desember 2022 menjadi 12,9 persen pada bulan Februari-Maret 2023.

sumber : Antara
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement