Kamis 09 Mar 2023 19:32 WIB

Bersih-bersih BUMN Erick Thohir Hadirkan Perubahan Besar

Sejumlah capaian akan berimbas positif pada tingkat kepercayaan BUMN di masyarakat.

Menteri BUMN Erick Thohir
Foto: Republika
Menteri BUMN Erick Thohir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya Erick Thohir melakukan bersih-bersih BUMN dinilai menghadirkan perubahan besar. Selain meningkatkan performa, SDM yang mengelola BUMN akan menjadi berintegritas.

Pengamat BUMN Universitas Indonesia Toto Pranoto menyampaikan, Erick Thohir telah berhasil meluncurkan inovasi gemilang di tubuh BUMN. Bersih Bersih BUMN yang digencarkan sekarang sudah mulai terasa manfaatnya. 

Baca Juga

Dampak positif besar, dia menambahkan, hadir dari pengelolaan BUMN yang semakin profesional. Lebih dari itu pengelolaan keuangan di BUMN sekarang jadi jauh lebih transparan.  

“Aksi Bersih-bersih BUMN ini bisa dijalankan dengan efektif, saya kira pertama adalah dari sisi government bisa ditegakkan lebih besar lagi dilingkup BUMN,” kata Toto di Jakarta pada Kamis (9/3/2023).

 

Lebih dari itu, peningkatan signifikan juga begitu dirasakan pada sisi produktifitas BUMN. Berkat inovasi Erick Thohir tersebut banyak perusahaan-perusahaan pelat merah mendapatkan capaian membanggakan. 

“Itu artinya bahwa kemudian produktifitas BUMN juga bisa ditingkatkan,” terang Toto.  

Misalnya saja, di bawah komando Erick Thohir kini laba pendapatan BUMN alami kenaikan secara signifikan. Mulai dari Rp13 triliun di 2020 menjadi Rp124,7 triliun pada 2021 dan kini kembali meningkat hingga Rp 303,7 triliun.

Atas dasar itulah, dia melanjutkan, sejumlah capaian akan berimbas positif pada tingkat kepercayaan BUMN di masyarakat. Sehingga dapat menarik hadirnya investor baik dari Skala nasional maupun internasional.

“Tentu trust dari stakeholder juga akan meningkat, kemudian performance kinerja BUMN akan lebih bisa meningkat lagi. Karena akan ada banyak kemudahan yang bisa diperoleh pada saat kredibilitas BUMN meningkat,” terang Toto.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement