Jumat 03 Mar 2023 16:52 WIB

Universitas Brawijaya: Pemberian Gelar Doktor Kehormatan Erick Thohir Butuh 1,5 Tahun

Sebelum gelar tersebut diberikan, Erick diharuskan menyampaikan Naskah Karya Ilmiah.

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Fuji Pratiwi
Menteri BUMN Erick Thohir menerima gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Jumat (3/3/2023).
Foto: Dok.Kementerian BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir menerima gelar Doktor Kehormatan dari Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Jumat (3/3/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Senat Akademik Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur menyatakan Menteri BUMN Erick Thohir berhak menyandang gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari kampus itu. Erick berhak menyandang gelar DR (HC) di depan namanya, mulai dari Jumat (3/3/2023) setelah Sidang Senat Akademik Universitas Brawijaya memberikan pernyataan resmi anugerah Doktor Kehormatan tersebut di Ruang Samantha Krida, Universitas Brawijaya, Malang, pada pagi ini.

Sebelum gelar tersebut diberikan, Erick diharuskan menyampaikan Naskah Karya Ilmiah di depan Sidang Senat Akademi Universitas Brawijaya. Karya ilmiah yang disampaikan adalah berjudul "Eternitas Transformasi BUMN: Strategi Terobosan untuk Kebangkitan Ekonomi Indonesia Baru".

Baca Juga

Dalam sambutannya, Dekan FEB UB Profesor Abdul Gofar mengatakan proses penyusunan naskah karya ilmiah yang disampaikan oleh Erick tersebut tidak dibuat secara instan. Akan tetapi dibutuhkan pembahasan dan pendalaman yang dilakukan bersama Tim Promotor Universitas Brawijaya. Abdul Gofar menyatakan, dibutuhkan waktu 1,5 tahun lamanya hingga menjadi naskah karya ilmiah tersebut final.

Adapun Tim Promotor Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa untuk Erick Thohir tersebut terdiri atas Profesor Armanu, Profesor Gugus Irianto, Profesor Agus Suman, dan Profesor Astrid Puspaningrum. "Naskah (Karya Ilmiah yang disampaikan Erick Thohir) juga sangat out of the box dan multi dimensi," ujar Abdul Gofar.

 

Sementara itu, Profesor Armanu, saat menyampaikan keputusan Tim Promotor juga mengatakan Naskah Orasi Ilmiah Erick Thohir telah memenuhi tiga pokok penilaian. Pertama, unsur bidang Ilmu Manajemen Strategis. Kedua, unsur ilmu pengetahuan. Ketiga, unsur kontribusi naskah pada pengembangan dan penciptaan ilmu pengetahuan.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement