Senin 20 Feb 2023 20:17 WIB

Enam Kasus Covid-19 Kraken, Kemenkes: Empat Tanpa Gejala, Dua Ringan

Kemenkes sebut empat dari 6 kasus Covid-19 Kraken adalah kasus baru

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril, mengkonfirmasi adanya total enam kasus Covid-19 varian Kraken di Indonesia. Namun demikian, kata dia, empat di antaranya tanpa gejala.
Foto: Tangkapan Layar Youtube Kemenkes
Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril, mengkonfirmasi adanya total enam kasus Covid-19 varian Kraken di Indonesia. Namun demikian, kata dia, empat di antaranya tanpa gejala.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Mohammad Syahril, mengkonfirmasi adanya total enam kasus Covid-19 varian Kraken di Indonesia. Namun demikian, kata dia, empat di antaranya tanpa gejala.

“Dua lainnya gejala ringan,” kata Syahril kepada awak media di Jakarta, Senin (20/2).

Dia menambahkan, jika pada Desember tahun lalu ada satu kasus Covid-19 Kraken dan satu lagi pada Januari, empat lainnya merupakan kasus baru. 

Menurutnya, penambahan kasus kraken pertama dari empat kasus baru itu datang dari perempuan berusia 46 tahun yang sudah mendapat booster Sinopharm. Ihwal melakukan tindakan lebih jauh, dia mengaku, perempuan itu tidak tinggal di alamat yang ada saat ini sehingga sulit pelacakan epidemiologi.

 

“Pasien berikutnya, seorang perempuan (22 tahun) sudah booster lebih dari enam bulan, gejala ringan tanpa komorbid dan sudah isoman, sembuh,” katanya.

Sementara itu, pasien Kraken baru ketiga merupakan lelaki berusia 47 tahun, dan penambahan kasus terakhir adalah perempuan 37 tahun. Berbeda dengan yang lain, dua kasus terakhir, dia sebut masih dalam penyelidikan epidemiologi.

“Kami ingin sampaikan, meski ada beberapa negara mengalami kenaikan kasus kraken, tapi Alhamdulillah, sejak Desember di Indonesia hanya ada satu pasien. Hingga saat ini ada total enam pasien,” kata Syahril. 

Dari empat kasus yang ada secara keseluruhan, lanjut Syahril, tidak bergejala. Sedangkan dua lainnya, kata dia, hanya mengalami gejala ringan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement