Kamis 09 Feb 2023 17:30 WIB

Pj Gubernur Heru Tanggapi Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu Mandek

Proyek jalan tembusan di pinggir rel Pasar Minggu mangkrak sekitar tiga tahun.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Erik Purnama Putra
Pengendara motor melawan arus lalu lintas di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2023).
Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pengendara motor melawan arus lalu lintas di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (26/1/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menanggapi terkait proyek jalan tembusan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang mangkrak sekitar tiga tahun. Dia bakal memeriksa kembali perkembangan proyek yang sempat terhenti pada era Gubernur Anies Rasyid Baswedan tersebut.

"Nanti dicek dulu. Dinas Bina Marga akan memberikan keterangan ke Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta," katanya kepada Republika.co.id di di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Kamis (9/2/2023).

Proyek jalan tembusan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang sempat mangkrak sejak 2019, kini dilanjutkan lagi. Proyek itu dilanjutkan mulai awal Oktober 2022. Namun di lapangan, hingga kini progres pengerjaannya berjalan lambat, bahkan terkesan mandek.

Jalan tembusan Pasar Minggu nantinya menghubungkan jalan di dekat Kantor Badan Intelijen Negara (BIN) di Kalibata hingga ke Jalan Masjid Al Makmur, Pasar Minggu. Jalan ini membentang dari Jalan Rawajati Timur, Jalan Kemuning Raya hingga ke Jalan Tanjung Barat Raya ke arah selatan arah Depok.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement