Senin 10 Oct 2022 17:57 WIB

Survei LSI Denny JA Sebut PDIP Lebih Baik Berkoalisi dengan KIB

Pasangan Ganjar-Airlangga paling banyak disukai pemilih.

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Agus raharjo
Jurnalis mengambil gambar saat rilis hasil temuan dan analisis survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terkait pasangan capres-cawapres paling populer dan prospeknya di Jakarta, Senin (10/10/2022). Hasil survei tersebut menyebutkan emapat belas bulan sebelum pilpres 2024, pasangan Ganjar Pranowo - Airlangga Hartarto (Ganjar-AH) merupakan pasangan paling populer/disukai dengan elektabilitas tertinggi. Republika/Prayogi
Foto: Republika/Prayogi
Jurnalis mengambil gambar saat rilis hasil temuan dan analisis survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terkait pasangan capres-cawapres paling populer dan prospeknya di Jakarta, Senin (10/10/2022). Hasil survei tersebut menyebutkan emapat belas bulan sebelum pilpres 2024, pasangan Ganjar Pranowo - Airlangga Hartarto (Ganjar-AH) merupakan pasangan paling populer/disukai dengan elektabilitas tertinggi. Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfaraby, menilai PDIP lebih baik berkoalisi dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Dengan demikian PDIP bisa mencapreskan kadernya sebagai calon presiden.

"Kalau paketnya Prabowo-Puan maka PDIP hanya mendapatkan cawapres, yaitu cawapresnya Puan. Ini akan jadi problem bagi PDIP," kata Adjie secara daring, Senin (10/10/2022)

Baca Juga

Adjie mengatakan coattail effect akan dirasakan jika partai mengusung kadernya sebagai capres. Menurutnya PDIP bakal sulit mengangkat suaranya jika hanya mencalonkan kadernya sebagai cawapres. "Maka lebih baik pilihan PDIP adalah bukan cawapres," ujarnya.

"Tokoh yang dicapreskan oleh partai kemudian bisa mengangkat suara partai maka lebih baik pilihan PDIP adalah bukan cawapres," imbuhnya.

 

Sebelumnya, Adjie mengatakan pasangan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto paling banyak disukai pemilih. Hal tersebut merupakan hasil survei terbaru yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dirilis hari ini.

"Dari beberapa nama yang kita uji, pasangan Ganjar Pranowo dan Airlangga hartarto adalah pasangan capres cawapres paling populer atau paling disukai," kata Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, secara daring, Senin (10/10).

Disusul dengan pasangan Prabowo-Anies Baswedan dengan 14,8 persen. Kemudian Anies-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 13,4 persen. Prabowo-Sandi dengan 11, 5 persen. "Jadi ini adalah jawaban ketika ditanya mana capres cawapres yang paling disukai, ini bukan yg dipilih, yang paling disukai. Artinya ini menjadi favorit pemilih," ucapnya.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement