Senin 10 Oct 2022 17:52 WIB

Survei LSI Denny JA: Ganjar-Airlangga Ungguli Anies-AHY dan Prabowo-Muhaimin

LSI Denny JA menyebut pemilih PDIP lebih banyak memilih Ganjar.

Peneliti Senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Adjie Alfaraby menyampaikan hasil temuan dan analisis survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terkait pasangan capres-cawapres paling populer dan prospeknya di Jakarta, Senin (10/10/2022). Hasil survei tersebut menyebutkan emapat belas bulan sebelum pilpres 2024, pasangan Ganjar Pranowo - Airlangga Hartarto (Ganjar-AH) merupakan pasangan paling populer/disukai dengan elektabilitas tertinggi. Republika/Prayogi
Foto: Republika/Prayogi
Peneliti Senior Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA Adjie Alfaraby menyampaikan hasil temuan dan analisis survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terkait pasangan capres-cawapres paling populer dan prospeknya di Jakarta, Senin (10/10/2022). Hasil survei tersebut menyebutkan emapat belas bulan sebelum pilpres 2024, pasangan Ganjar Pranowo - Airlangga Hartarto (Ganjar-AH) merupakan pasangan paling populer/disukai dengan elektabilitas tertinggi. Republika/Prayogi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lembaga survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, menyebut pasangan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto (AH) paling disukai publik. Bahkan pasangan Prabowo-Anies Baswedan pun kalah dari pasangan ini.

Hal ini disampaikan peneliti  LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, saat memaparkan hasil survei mereka.  Dijelaskannya, dalam simulasi pertama, kepada responden ditanyakan pertanyaan, pasangan capres-cawapres mana yang disukai, hasilnya Ganjar – AH paling disukai.

Pemilih yang menyukai pasangan Ganjar – AH berada di angka 24,9 persen.  Pasangan Prabowo – Anies berada (14,8 persen), Anies – Agus Yudhoyono (13.4 persen), Prabowo-Sandiaga Uno (11,5 persen), Anies-AH (4,5 persen), Prabowo-Puan (3,4 persen), Prabowo-Muhaimin (2,3 persen), Puan-Anies (2,1 persen), Puan-Muhaimin (0,4 persen), tidak menjawab (22,7 persen).

LSI juga mensimulai elektabilitas dengan memasangkan Ganjar-AH, Prabowo-Muhaimin, Anies-Puan. Hasilnya Ganjar – AH mendapatkan elektabilitas tertinggi di angka 31.1 persen.

 

Urutan berikutnya berturut-turut Prabowo – Muhaimin ( 29,6 persen), dan posisi ketiga Anies – Puan (14,1 persen). Yang menyatakan tidak tahu/tidak menjawab/rahasia di angka 25,2 persen.

 

Simulasi ketiga, menanyakan pilihan terhadap Ganjar–AH, Prabowo–Puan, dan Anies - AHY.  Hasilnya  Ganjar–AH mendapat 30 persen, Prabowo – Puan (23,9 persen), dan Anies – AHY (22.8 persen). Yang menyatakan tidak tahu/tidak jawab/rahasia berada diangka 23,3 persen.

Menurut Adjie Alfaraby, segmentasi pemilih partai, Ganjar – AH unggul di pemilih PDIP, Golkar, PKB, dan PAN.  Pemilih PDIP yang memilih merekadi angka 59.9 persen. Pemilih Golkar yang memilih Ganjar – AH diangka 37,1 persen, Pemilih PKB yang memilih Ganjar – AH di angka 21,7 persen, dan pemilih PAN yang memilih Ganjar – AH 41,2 persen.

Survei nasional LSI Denny JA ini menggunakan 1200 responden di 34 Provinsi di Indonesia. Wawancara dilaksanakan secara tatap muka (face to face interview).

Margin of error (Moe) survei ini adalah sebesar +/- 2.9%. Riset kualitatif dilakukan dengan analis media, Focus Group Discussion (FGD), dan indepth interview.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement