Jumat 22 Jul 2022 13:25 WIB

Tenaga Kesehatan Terlibat dalam Suksesnya Pelaksanaan Wisuda Universitas BSI

Semua peserta dan panitia wisuda diminta mengikuti protokol kesehatan ketat

Dokter dari Puskesmas Pejuang yang bekerja sama dengan Universitas BSI untuk menyukseskan acara wisuda.
Foto: Universitas Bina Sarana Informatika
Dokter dari Puskesmas Pejuang yang bekerja sama dengan Universitas BSI untuk menyukseskan acara wisuda.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pandemi Covid-19 saat ini sudah mengalami penurunan. Kegiatan-kegiatan di luar ruangan sudah diziinkan digelar dengan syarat, menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Gelaran wisuda Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) yang berlangsung di BSI Convention Center (BSI Convex), Kaliabang, Bekasi yang dilaksanakan selama dua hari yaitu, Senin dan Selasa, 18 dan 19 Juli 2022, juga menerapkan prokes yang ketat. Selain itu, diberlakukan juga syarat bagi para wisudawan, pendamping serta tamu undangan, harus sudah vaksin minimal dosis kedua, dan booster satu kali.

Baca Juga

Suharyanto, selaku Ketua Pelaksana Wisuda ke-55 Universitas BSI mengatakan bahwa, prokes ketat diterapkan pada pelaksanaan wisuda kali ini. Selain itu, semua pengisi acara, mulai dari panitia, sampai aparat keamanan, telah dilakukan tes antigen dan dipastikan semuanya negatif Covid-19.

“Pelaksanaan prokes ketat tetap dilaksanakan. Meski sudah berangsur menurun, namun kita selaku panitia harus tetap waspada dengan keadaan sekitar, maka dari itu salah satu langkah untuk meminimalisir serta mengantisipasi munculnya kembali virus dengan memakai masker, mencuci tangan, membawa handsanitizer dan menghindari kerumunan. Semua panitia juga sudah tes antigen dan hasilnya negatif semuanya,” ucap Suharyanto saat wawancara.

Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa, kegiatan wisuda kali ini bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari aparat keamanan dan dari tenaga kesehatan untuk menyukseskan seremoni wisuda.

“Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak yang membantu proses kegiatan wisuda baik dari keamanan dan juga kesehatan. Saya ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses berjalannya acara wisuda mulai dari Kapolsek, Dinas Perhubungan, Koramil, Satpol PP, hingga para Dokter dari Puskesmas Pejuang yang bekerja sama dengan Universitas BSI untuk menyukseskan acara wisuda,” imbuh Suharyanto.

Disisi lain, Amalia, selaku Dokter yang hadir dalam prosesi wisuda ini mengatakan bahwa, saat acara wisuda, berjalan dengan aman dan tidak ada yang sakit. Ia juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan/wati yang telah dilantik.

“Selama prosesi acara wisuda kemarin, Alhamdulillah tidak ada yang sakit. Semua berjalan dengan aman dan sehat. Selamat kepada seluruh wisudawan/wati yang telah di lantik, semoga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” tandasnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement