Rabu 06 Jul 2022 23:45 WIB

Baznas Bangka Gandeng Dinkes Penuhi Fasilitas Jamban Bagi Warga Miskin

Tahun ini Baznas Bangka menetapkan 35 unit jamban akan dibangun di Desa Pugul.

Rep: ANTARA/ Red: Fuji Pratiwi
Seorang warga melintasi sebuah jamban tepi sungai. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggandeng Dinas Kesehatan setempat untuk membantu pemenuhan fasilitas jamban bagi warga kurang mampu.
Foto: Republika/Eva Rianti
Seorang warga melintasi sebuah jamban tepi sungai. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggandeng Dinas Kesehatan setempat untuk membantu pemenuhan fasilitas jamban bagi warga kurang mampu.

REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAILIAT -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggandeng Dinas Kesehatan setempat untuk membantu pemenuhan fasilitas jamban bagi warga kurang mampu.

"Kami menggandeng Dinas Kesehatan untuk melakukan pendataan warga kurang mampu yang belum tersedia fasilitas jamban rumah tangga," kata Ketua Baznas Kabupaten Bangka Nasir Hasan di Puding Besar, Rabu (6/7/2022).

Baca Juga

Dia mengatakan, kerja sama ini dilakukan guna memperoleh data akurat di lapangan karena Baznas Kabupaten Bangka memberikan layanan program jambanisasi bagi warga kurang mampu. "Setiap tahun kami melakukan bantuan pembangunan jamban bagi warga kurang mampu di sejumlah desa. Tahun ini kami menetapkan 35 unit jamban yang akan dibangun di Desa Pugul," jelasnya.

Menurutnya, jumlah jamban yang dibangun tahun ini sebanyak 35 unit lebih sedikit dibanding 2021 sebanyak 63 unit dan pada 2020 sebanyak 103 unit jamban. "Banyaknya fasilitas jamban yang dibangun disesuaikan dengan kemampuan dana yang berhasil dihimpun dari zakat mal atau profesi masyarakat," kata Nasir Hasan.

 

Baznas juga mengagendakan bantuan tunai yang rutin disalurkan kepada mustahik serta membantu pembangunan rumah layak huni. "Tahun ini kami akan membangun satu unit rumah layak huni di Desa Neknang, Kecamatan Bakam dan tahun 2021 berhasil membangun dua unit rumah layak huni," ujarnya.

Bantuan program sosial berupa uang tunai serta fasilitas penting rumah warga maupun rumah layak huni, kata dia, diharapkan dapat dijalankan setiap tahun.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement