Senin 04 Jul 2022 20:42 WIB

Wamenkes: Kasus Covid-19 Mulai Landai Meski Tingkat Positif Tinggi

Tingkat positif nasional pada 3 Juli 2022 kategori harian adalah 5,14 persen.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono (kiri) dan Direktur Eksekutif Global Fund Peter Sands (kanan) melihat fasilitas laboratorium saat mengunjungi Puskesmas Banguntapan I, Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (21/6/2022). Kunjungan Wamenkes dan Direktur Eksekutif Global Fund tersebut untuk mengetahui fasilitas dan penanganan penyakit HIV/AIDS, TBC, serta Malaria di Puskesmas Banguntapan I yang menjadi rujukan dalam pengujian sampel untuk puskesmas sekitar dan sejumlah RS swasta di Bantul.
Foto: ANTARA/Wahyu Putro A
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono (kiri) dan Direktur Eksekutif Global Fund Peter Sands (kanan) melihat fasilitas laboratorium saat mengunjungi Puskesmas Banguntapan I, Bantul, DI Yogyakarta, Selasa (21/6/2022). Kunjungan Wamenkes dan Direktur Eksekutif Global Fund tersebut untuk mengetahui fasilitas dan penanganan penyakit HIV/AIDS, TBC, serta Malaria di Puskesmas Banguntapan I yang menjadi rujukan dalam pengujian sampel untuk puskesmas sekitar dan sejumlah RS swasta di Bantul.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengatakan bahwa meskipun angka tingkat positif Covid-19 di Indonesia masih tinggi tapi jumlah kasus sudah mulai landai. "Mulai landai pekan ini walaupun positivity rate-nya masih tinggi tapi sudah mulai landai angkanya. Mudah-mudahan kita sudah mencapai peak di Jakarta," kata Wamenkes Dante ketika ditemui media di pembukaan Konferensi Asosiasi Dokter Medis Sedunia (World Medical Association) 2022 di Jakarta, Senin (4/7/2022).

Kasus Covid-19 di Indonesia sendiri masih mengalami penambahan dengan 1.434 kasus baru terkonfirmasi pada Senin (4/7/2022). Angka itu memperlihatkan penurunan dibandingkan 1.614 pasien yang terkonfirmasi Covid-19 pada Juli 2021. Tingkat positif nasional pada 3 Juli 2022 untuk kategori orang harian adalah 5,14 persen, sedikit berada di atas standar Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) yaitu lima persen.

Baca Juga

"Kita lihat sudah mulai landai dibandingkan dengan yang kemarin, sudah mulai bagus di Jakarta," tutur Dante.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di luar Jawa dan Bali dari 5 Juli sampai dengan 1 Agustus 2022. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, keputusan itu disampaikan dalam Rapat Kabinet Terbatas Evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Senin.

Dalam kesempatan yang sama Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan Presiden Joko Widodo meminta menteri-menteri untuk melakukan pendekatan sosial yang inovatif mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi ketiga sebagai booster atau penguat.Hal itu dilakukan mengingat jumlah masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi booster masih sedikit di Indonesia.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement