Rabu 04 May 2022 11:21 WIB

Otoritas Shanghai Bantu Tesla Buka Pabrik Lagi Usai Lockdown

Tesla kirim surat ke pejabat Shanghai ucapkan terima kasih atas bantuan pembukaan

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Pekerja menyelesaikan kendaraan di pabrik Tesla. Otoritas Shanghai bantu Tesla buka pabrik lagi usai lockdown. Ilustrasi.
Foto: AP Photo/Jeff Chiu
Pekerja menyelesaikan kendaraan di pabrik Tesla. Otoritas Shanghai bantu Tesla buka pabrik lagi usai lockdown. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI - Otoritas Shanghai membantu Tesla membawa lebih dari enam ribu pekerja dan melakukan disinfeksi untuk membantu membuka kembali pabrik mereka yang tutup karena pembatasan wilayah atau lockdown. Dikutip dari Reuters pada Rabu (4/5/2022), Tesla mengirim surat kepada pejabat setempat yang berisi ucapan terima kasih atas bantuan tersebut.

Tesla juga menggambarkan pentingnya untuk kembali memulai bisnis di Shanghai sambil menahan laju penyebaran Covid-19. "Mereka berjuang selama tiga hari berturut-turut, bekerja sepanjang waktu dan tiada henti untuk menjamin pekerja perusahaan kami dapat kembali ke pabrik," kata Tesla.

Baca Juga

Dalam surat tersebut, Tesla juga mengungkapkan rencana untuk memperluas pabrik mereka di Shanghai. Perusahaan akan membangun pabrik baru di lahan terdekat di area yang sama, yang siap menambah kapasitas tahunan sebanyak 450 ribu mobil, termasuk Model 3 dan Model Y.

Diketahui, Tesla membuka kembali pabrik di Shanghai pada 19 April setelah berhenti beroperasi selama 22 hari. Penutupan tersebut merupakan penutupan terlama Tesla sejak mulai beroperasi pada akhir 2019 dan menyebabkan hilangnya output lebih dari 50 ribu kendaraan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement