Rabu 12 Jan 2022 00:15 WIB

Masyarakat yang Penuhi Syarat Booster Diminta Datangi Sentra Vaksinasi

Pelaksanaan booster vaksinasi dosis ketiga dimulai Rabu (12/1/2022).

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andi Nur Aminah
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto: Satgas Covid-19
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat yang telah memenuhi persyaratan booster vaksinasi Covid-19 dosis ketiga, segera mendatangi sentra vaksinasi. Pelaksanaan booster vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat umum dimulai Rabu (12/1/2022) esok.

"Mohon kepada seluruh masyarakat di wilayah kabupaten/kota yang menjadi daerah prioritas vaksinasi booster dan memenuhi persyaratan tersebut, untuk mendatangi sentra vaksinasi terdekat," kata Wiku dalam konferensi pers secara daring, Selasa (11/1).

Baca Juga

Wiku mengatakan, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan vaksin booster akan diberikan secara gratis kepada masyarakat. Namun, ada beberapa ketentuan yakni terlebih dahulu untuk kelompok lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan lainnya.

Selain itu, calon penerima vaksin booster harus sudah memenuhi vaksinasi primer atau vaksinasi dosis lengkap dengan jangka waktu tertentu. "Adapun syarat dan ketentuan yang dibutuhkan untuk calon penerima vaksin dosis ketiga ini adalah calon penerima vaksin sudah menerima vaksin dosis kedua lebih dari enam bulan sebelumnya," kata Wiku.

 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan pemerintah akan memberikan vaksinasi dosis ketiga atau booster secara gratis kepada seluruh masyarakat. Jokowi mengatakan, pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga Covid-19 akan dimulai pada 12 Januari dengan prioritas untuk lansia dan kelompok rentan.

Jokowi menekankan, vaksinasi booster ini penting dilakukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat mengingat virus Covid-19 yang terus bermutasi. Jokowi menegaskan, keselamatan rakyat menjadi prioritas utama. "Karena sekali lagi, saya tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah yang utama," ujarnya.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement