Selasa 16 Nov 2021 16:18 WIB

Mabes Polri Benarkan Densus Ciduk Ustadz Farid Ahmad Okbah

Tiga orang terduga teroris Jamaah Islamiyah ditangkap Densus 88 di Kota Bekasi.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Personel Densus 88 Antiteror Polri membawa terduga teroris menuju ke pesawat udara di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021), untuk diterbangkan ke Jakarta.
Foto: ANTARA FOTO/Umarul Faruq
Personel Densus 88 Antiteror Polri membawa terduga teroris menuju ke pesawat udara di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021), untuk diterbangkan ke Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menciduk tiga terduga teroris kelompok Jamaah Islamiyah di wilayah Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (16/11). Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan membenarkan penangkapan tersebut.

"Yang ditangkap tiga," kata Ramadhan saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa. Identitas ketiganya, yaitu AA (44 tahun ) bekerja sebagai dosen, ditangkap di tempat tinggalnya, Jalan Raya Legok, Blok Masjid, Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi pada Selasa sekitar pukul 05.49 WIB.

Baca Juga

Terduga berikutnya berinisial AZ (50), bekerja sebagai dosen, ditangkap di wilayah Merbabu Raya, Perumahan Pondok Melati, Kota Bekasi pada pukul 04.39 WIB. Yang ketiga berinisial FAO, ditangkap di Kelurahan Jati Melati, Kota Bekasi.

Berdasarkan data yang dihimpun, tiga terduga teroris yang ditangkap Densus 88, yaitu AZ merujuk kepada Ahmad Zain An-Nazah, AA merujuk pada Anung Al Hamat, sedangkan FAO adalah Ustaz Farid Ahmad Okbah.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement